"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"

Ilham Menangis, Mimpi Buruk Kebakaran Terra Drone Menghilangkan Istri Hamilnya

Kehilangan yang Menyentuh Hati

Sosok Ilham, suami dari Novia Nurwana, ibu hamil yang menjadi salah satu korban tewas dalam kebakaran Gedung Terra Drone.

Ilham, sang suami, terlihat sangat terpukul dan kehilangan arah setelah mendengar kabar istrinya tidak berhasil diselamatkan, terjebak di lantai lima.

Video yang memperlihatkan Ilham menangis histeris langsung tersebar luas di media sosial.

Publik dibuat haru sekaligus terpukul setelah mengetahui sosok Ilham, suami dari Novia Nurwana, ibu hamil yang menjadi salah satu korban tewas dalam kebakaran Gedung Terra Drone di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Selasa (9/12/2025).

Novia yang saat itu sedang mengandung tujuh bulan terjebak di lantai 5 gedung tersebut ketika api membesar dan asap mengepung seluruh ruangan.

Kejadian tragis itu membuat Ilham, sang suami, terlihat sangat terpukul dan kehilangan arah setelah mendengar kabar istrinya tidak berhasil diselamatkan.

Video yang memperlihatkan Ilham menangis histeris langsung tersebar luas di media sosial dan menuai simpati mendalam dari warganet.

Dalam rekaman tersebut, tangis Ilham pecah seketika saat meratapi kepergian Novia serta calon buah hati mereka yang seharusnya lahir awal tahun depan.

Diketahui bahwa usia kandungan Novia telah memasuki tujuh bulan dan menurut keluarga, HPL berada pada Januari 2026, sehingga kejadian ini benar-benar menyayat hati.

Kehilangan Novia bukan hanya meninggalkan luka bagi Ilham, tetapi juga bagi seluruh keluarga yang sebelumnya sudah menantikan anggota baru di rumah mereka.

Dalam salah satu video, Ilham terlihat berkali-kali menerima telepon dan menyampaikan kabar duka tentang meninggalnya sang istri kepada kerabat dan teman terdekat.



Beberapa anggota keluarga tampak terus berada di sisi Ilham, mendampinginya di Pos DVI Antemortem Rumah Sakit Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Keluarga berusaha menenangkan Ilham yang larut dalam kesedihan mendalam hingga berkali-kali hampir tak mampu berdiri karena syok dan kehilangan.

Ilham yang pada saat itu mengenakan kemeja cokelat mengatakan bahwa ia telah menyerahkan seluruh data dan identitas istrinya kepada tim DVI untuk proses identifikasi jenazah.

“Saya suaminya cuma ditanya ciri-ciri fisik saja, sama paling identifikasi, ya seperti identitas diri,” tuturnya.

Dengan suara lirih, ia turut membenarkan bahwa sang istri memang sedang mengandung tujuh bulan.

“Iya sudah tujuh bulan,” ucap Ilham sambil berjalan meninggalkan area pos identifikasi dengan wajah yang terlihat sangat lelah.

Dari pihak keluarga, Prasetyo—kerabat korban—juga memberikan keterangan mengenai kondisi almarhumah yang disebut sedang hamil tua.

“Sudah (hamil) tua ya kemungkinan Januari 2026 sudah masuk HPL (Hari Perkiraan Lahir),” ungkapnya saat ditemui di pos DVI ante mortem RS Polri Kramat Jati.

Prasetyo menjelaskan bahwa Novia terjebak di lantai 5 Gedung Terra Drone saat berusaha menyelamatkan diri ketika asap sudah memenuhi bangunan.

Ia menuturkan bahwa Novia sempat berniat turun ke lantai 1, namun keadaan yang semakin buruk membuatnya kembali naik ke lantai 5.

“Iya di lantai 5 mau turun ke lantai 1 karena api sudah berasap, balik lagi ke lantai 5 dan terjebak di situ,” tambahnya.

Cerita ini memperlihatkan betapa paniknya suasana saat kejadian dan bagaimana korban berusaha mencari jalan keluar meski situasi begitu mencekam.



Prasetyo juga menyampaikan bahwa kondisi jenazah Novia ditemukan masih utuh, meski ia tidak berhasil bertahan hidup.

Menurut informasi yang mereka terima, penyebab meninggalnya Novia adalah karena kehabisan oksigen akibat kepungan asap dan panas yang menyesakkan.

Hal ini membuat keluarga semakin pilu membayangkan detik-detik terakhir almarhumah yang berjuang sambil mengandung buah hati yang belum sempat lahir.

Kejadian tragis tersebut kini menyisakan duka mendalam bagi keluarga besar dan menjadi bagian dari rentetan kisah pilu dalam insiden kebakaran fatal tersebut.

Nama Novia pun kini menjadi salah satu simbol kehilangan terbesar dalam peristiwa yang merenggut banyak nyawa itu, terlebih karena ia pergi bersama calon anaknya yang belum sempat dilahirkan.

Merantau dari Lampung

Sepupu Novia, Prasetyo mengatakan, Novia berasal dari Lampung dan ikut merantau suami ke Jakarta.

Karena itu, rencananya Novia akan dimakamkan di kampung halamannya di Lampung.

“(Novia) memang asli Lampung, rantau ikut suaminya ke sini (Jakarta)” ungkap Prasetyo.

“Rencana sih mau dimakamin di Lampung, selanjutnya (lokasi pasti pemakaman) belum dapat info lagi,” imbuhnya.

Prasetyo mengungkapkan, Novia tewas diduga kehabisan oksigen karena terjebak di lantai lima.

Sebenarnya, Novia hendak turun ke lantai satu ketika muncul asap.

Tapi, api yang berasal dari lantai satu sudah membesar dan asap membumbung tinggi.

Alhasil, Novia terjebak di lantai lima hingga akhirnya tewas bersama bayi dalam kandungan.

“Dia (Novia) ada di lantai lima. Dia mau turun ke lantai satu, tapi kabarnya enggak bisa karena api sudah menyebar (menutup akses keluar)” tutur Prasetyo.

“Dari kondisinya (jenazahnya) sih Alhamdulillah aman ya, maksudnya masih utuh. Mungkin (meninggal) akibat oksigen,” imbuhnya.



Baru Nikah April

Novia Nurwana, ibu hamil yang menjadi korban kebakaran gedung Terra Drone; Novia ternyata baru saja menikah pada bulan April 2025 lalu.

Cerita ini diungkap oleh seorang kenalan lama pemilik akun Threads bernama @umbinabati.

Ia mengaku mengenal Novia ketika masih menjadi guru kimia honorer di depan rumahnya.

Berikut cerita yang diunggahnya dikutip oleh Tribunnewsmaker:

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un

InshaAllah surga untuk mu de

Menikah April kemarin, kondisi sekarang hamil tinggal nunggu hpl. Tapi Allah lebih sayang kamu sama anakmu dek.

Novia jadi salah 1 korban kebakaran gedung Terra Indonesia.

Sebelum nikah sempat jadi guru kimia honorer di SMA depan rumahku.

Alumni SMA situ juga

Abis nikah ketrima kerja disana jadi pindah merantau kesana sama suaminya.

Lembut banget kalo ngomong Ya Allah,” tulis @umbinabati di unggahan itu.

Kini doa mengalir untuk Novia yang telah berpulang.

Rommy Argiansyah

Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *