Hari pertama penyelenggaraan Yamaha Rev Festival 2025 berhasil menarik perhatian ribuan pengunjung di Senayan Park (SPARK), Jakarta, pada hari Sabtu (20/12). Acara yang dibuka untuk umum ini menjadi ruang temu bagi masyarakat, konsumen setia Yamaha, hingga generasi muda untuk bisa menikmati beragam aktivitas seru dalam satu festival yang penuh warna, hiburan, dan pengalaman menyenangkan. Di sini terdapat berbagai booth spesial hingga berbagai perlombaan yang diadakan.
Sedari pagi hari, area Yamaha Rev Festival telah dipadati ribuan pengunjung dari berbagai usia, mulai dari keluarga, anak-anak, hingga Gen Z tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang dihadirkan. Euforia hari pertama Yamaha Rev Festival 2025 sangat terasa dengan kehadiran berbagai aktivitas menarik yang dirancang untuk merangkul seluruh pengunjung yang datang, mulai dari olahraga bersama, berbagai lomba untuk anak-anak dan remaja.
Penampilan spesial dari anak muda bertalenta, hingga berbagai aktivitas seru di masing-masing booth spesial dari Yamaha seperti Gen Z Corner, Family Area, Games Corner, Photobooth 360, Yamaha The Lounge, dan beberapa booth lainnya. Berikut adalah beberapa aktivitas utama yang dilakukan selama hari pertama:
Aktivitas Menarik di Hari Pertama
-
Zumba Bersama
Mengawali keseruan acara ini, tercatat ribuan peserta ikut bergerak aktif dalam sesi Zumba bersama yang dipandu oleh instruktur ternama, yaitu Denada Tambunan. Aktivitas ini sukses menciptakan suasana penuh energi dan keceriaan pagi hari di area acara. -
Lomba Mewarnai & Dance Competition
Keseruan Yamaha Rev Festival terus berlanjut hingga siang hari karena diwarnai dengan keceriaan anak-anak dan remaja yang terasa lewat adanya Yamaha Safety Riding School (YSRS), lomba mewarnai, dan menyanyi yang diikuti ratusan anak-anak. Pastinya ditemani oleh penyanyi cilik terkenal, yaitu Mazaya Amania. Selain itu, lomba dance yang diikuti oleh puluhan sekolah SMA se-Jabodetabek juga turut mencuri perhatian para pengunjung. -
Gen Z Performance
Panggung Yamaha Rev Festival hari pertama (20/12) juga dimeriahkan oleh penampilan spesial dari para finalis Yamaha Youth Community (Y2C) asal Jabodetabek yang pastinya memiliki talenta emas. Acara ini menjadi bukti ruang berekspresi positif bagi para Gen Z. -
CSR Activity
Yamaha Rev Festival juga merupakan bentuk kepedulian sosial sehingga Yamaha mengajak para pengunjung untuk bisa berpartisipasi lewat donasi dengan membeli tiket masuk Yamaha Rev Festival dengan minimal Rp 10.000. Nantinya seluruh penjualan tiket akan disalurkan melalui BenihBaik.com untuk membantu saudara-saudara yang terdampak bencana alam wilayah Sumatera. Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, para pengunjung juga dapat ikut menyumbangkan botol plastik sebanyak-banyaknya untuk dapat didaur ulang nantinya.
Promo dan Keuntungan yang Ditawarkan
Selama acara Yamaha Rev Festival, para pengunjung bisa merasakan beberapa keuntungan seperti menjajal langsung produk unggulan Yamaha sekaligus mendapatkan promo menarik setiap pembelian unit kategori MAXi, Classy, dan 125 akan menerima apparel menarik hingga bisa hemat hingga 11 juta rupiah, serta bisa mendapatkan oli Yamalube Power XP Matic secara gratis.
Setiap pengendara sepeda motor Yamaha yang mengunjungi Booth dari Servis Kunjungan Yamaha (SKY) bisa mendapatkan layanan Free Check dan promo servis untuk beberapa kategori.
Penampilan Bintang Tamu yang Menghibur
Keseruan hari pertama Yamaha Rev Festival 2025 semakin lengkap dengan penampilan para bintang tamu yang sukses menghibur ribuan pengunjung. The Panturas, Feel Koplo, dan Wali Band tampil memukau di panggung utama, menciptakan atmosfer festival yang meriah dan penuh euforia hingga malam hari.
Yamaha Rev Festival 2025 masih akan berlanjut dengan berbagai keseruan lainnya di hari berikutnya (21/12), menjadikannya pilihan tepat untuk menghabiskan akhir pekan bersama keluarga, teman, dan komunitas.

Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."











