"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"

Identitas Korban Tewas dan Luka-Luka dalam Kecelakaan Maut di Jalur Klemuk Kota Batu

Peristiwa Kecelakaan Maut di Jalur Klemuk, Kota Batu

Pada hari Minggu (28/12/2025), terjadi kecelakaan maut di Jalur Klemuk, Jalan Raya Rajekwesi, Desa Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu. Kejadian tersebut menewaskan satu orang dan melukai dua lainnya. Korban tewas diketahui bernama Jonas, sedangkan korban yang dibonceng adalah Polmawarni (46) yang beralamat di Jakarta Selatan.

Kepala Unit Gakkum Satlantas Polres Batu, Ipda Agus Atang Wibowo, menjelaskan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas lengkap korban tewas. Menurutnya, korban diduga berasal dari luar kota. Saat ini, pihaknya masih meminta keterangan dari teman perempuan korban yang juga menjadi korban dan saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Hasta Brata.

Sementara itu, pengemudi mobil Avanza putih Nopol N 1519 GE, Lukman Afandi (24), merupakan seorang mahasiswa asal Desa Sukowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang. Sedangkan penumpang mobil, Ica Meidiana (20), adalah seorang mahasiswi asal Desa Ngono, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri.

Penyebab Kecelakaan Diduga Akibat Kurang Hati-Hati

Berdasarkan hasil olah TKP, kecelakaan disebabkan oleh kurang hati-hatinya pengendara sepeda motor. Sepeda motor yang berjalan dari arah Pujon menuju Kota Batu dalam kondisi kecepatan tinggi di jalan menurun tajam. Tiba-tiba kendaraan tersebut hilang kendali dan oleng ke sebelah kanan. Di sebelah kanan jalan, ada mobil Avanza putih yang hendak keluar dari jalan persimpangan tiga.

Karena jarak yang terlalu dekat, terjadi tabrakan yang menyebabkan kedua kendaraan mengalami kerusakan dengan kerugian materil mencapai Rp 20 juta. Korban meninggal di lokasi akibat luka cedera pada kepala, sementara korban yang dibonceng mengalami luka memar pada kepala. Sementara itu, penumpang mobil mengalami luka robek pada kepala.

Kesaksian Relawan Jalur Klemuk

Koordinator Relawan Klemuk, Suliyanton, menyampaikan dugaan bahwa sepeda motor mengalami rem blong. Pada saat kejadian, situasi lalu lintas di Jalur Klemuk tengah padat. Diperkirakan korban kesulitan masuk ke jalur penyelamatan yang berada di sebelah kiri, sehingga memilih jalan sisi kanan. Saat itu, mobil Avanza putih Nopol N 1519 GE sedang hendak keluar gang kampung Jalan Dukuh.

“Kalau lihat kecepatannya sepeda motor itu blong dari atas tapi baru terlihat setelah jalur penyelamatan. Mungkin saat itu karena situasi lalu lintas sebelah kiri padat, akhirnya dia buang ke sebelah kanan dan ditabrakan ke mobil yang mau keluar gang itu,” ujar Suliyanton.

Korban dan Kerusakan Kendaraan

Dalam kecelakaan tersebut, terdapat tiga korban. Korban pertama dan kedua adalah pengendara Honda Beat yang ditumpangi sepasang kekasih. Seorang pria yang mengemudikan Honda Beat tewas seketika saat motor dan tubuhnya menyangkut di kaca depan mobil Toyota Avanza Putih. Tubuh seorang perempuan yang menjadi penumpang sempat terlempar beberapa meter dari lokasi kejadian.

Diketahui, saat benturan keras terjadi, kaki kiri perempuan tersebut mengalami patah. Korban ketiga adalah penumpang mobil yang duduk di bagian depan sebelah kiri. Dia terkena hantaman sepeda motor saat Honda Beat mengalami rem blong. Korban berjenis kelamin wanita tersebut mengalami sobek di kepala belakang.

Sementara pengemudi mobil tidak mengalami luka, namun kondisi motor dan mobil sama-sama mengalami rusak parah. Setelah kejadian, ketiga korban baik yang tewas maupun yang luka langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Hasta Brata Kota Batu.

Proses Evakuasi dan Penyelidikan

Kendaraan yang terlibat kecelakaan masih menunggu proses evakuasi karena posisi sepeda motor masih menyangkut di atas mobil. Menurut Suliyanton, yang naik mobil kemungkinan merupakan tamu vila, sedangkan yang sepeda motor tidak diketahui identitasnya karena posisi dari atas arah Pujon. Yang jelas, pengendara motor meninggal di lokasi.

Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *