KUR di Bulukumba: Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Rakyat
BULUKUMBA – Warga di Sulawesi Selatan, khususnya Kabupaten Bulukumba, memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mengembangkan usaha mereka. Hal ini menunjukkan bahwa program KUR menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Penyaluran KUR yang Tinggi di Sulawesi Selatan
Kabupaten Bulukumba tercatat sebagai salah satu daerah dengan penyaluran KUR yang tinggi di Sulawesi Selatan. Total penyaluran KUR di Bulukumba mencapai Rp1,039 triliun. Dalam lima daerah teratas penyaluran KUR di Sulsel, Bulukumba berada di posisi kelima dengan nilai di atas Rp1 triliun. Daerah lain yang masuk lima besar adalah Bone, Makassar, Gowa, dan Wajo.
Bone menjadi daerah tertinggi dengan penyaluran KUR sebesar Rp1,7 triliun, disusul oleh Kota Makassar dengan nilai Rp1,6 triliun. Gowa mencatat penyaluran KUR sebesar Rp1,274 triliun, sedangkan Wajo mencapai Rp1,128 triliun.
Pemerintah Kabupaten Bulukumba menilai tingginya pemanfaatan KUR sebagai sinyal positif tumbuhnya kewirausahaan dan kemandirian ekonomi masyarakat. KUR menjadi instrumen strategis dalam memperkuat sektor produktif daerah, terutama pertanian, perikanan, dan UMKM.
Manfaat KUR di Sektor Pertanian, Perikanan, dan UMKM
Di sektor pertanian, KUR membantu petani membeli benih, pupuk, alat produksi, serta mengelola hasil pascapanen. Hal ini berdampak pada meningkatnya produktivitas dan pendapatan petani. Pada sektor perikanan, KUR dimanfaatkan untuk memperbaiki armada, alat tangkap, pakan, dan sistem budidaya. Hasil tangkapan dan produksi perikanan pun menjadi lebih optimal dan berkelanjutan.
Bagi pelaku UMKM, KUR digunakan untuk menambah modal kerja, memperluas kapasitas produksi, dan meningkatkan kualitas produk. UMKM yang berkembang membuka lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi lokal.
“Kami memberi ruang kepada masyarakat untuk memanfaatkan KUR agar kesejahteraan Bulukumba semakin maju,” kata Sekda Bulukumba, Muh Ali Saleng, Jumat (9/1/2026).
Pengajuan KUR BRI 2026
Calon debitur yang ingin mengajukan KUR BRI perlu memenuhi beberapa persyaratan berikut:
- Warga Negara Indonesia (WNI), minimal usia 17 tahun atau sudah menikah
- Memiliki usaha produktif yang telah berjalan minimal 6 bulan
- Tidak sedang menerima kredit produktif lain, kecuali KPR, KKB, atau kartu kredit
- Menyiapkan e-KTP, Kartu Keluarga, dan dokumen pernikahan (jika ada)
- Memiliki NIB, IUMK, atau Surat Keterangan Usaha
- NPWP wajib bagi pengajuan pinjaman di atas Rp 50 juta
Pengajuan KUR BRI 2026 dapat dilakukan melalui kantor cabang BRI terdekat membawa syarat KUR BRI 2026 atau secara online menggunakan aplikasi BRImo. Selanjutnya, bank akan melakukan verifikasi data dan survei usaha sebelum pencairan dana.
Simulasi Cicilan KUR BRI 2026
Berikut ini tabel KUR BRI 2026 pinjaman Rp100 juta lengkap dengan simulasi cicilan hingga tenor 5 tahun. Perhitungan ini mengacu pada suku bunga KUR sebesar 6 persen efektif per tahun.
Tabel KUR BRI 2026 Pinjaman Rp100 Juta
– Tenor 12 bulan: Rp 8.833.333 per bulan
– Tenor 18 bulan: Rp 6.055.556 per bulan
– Tenor 24 bulan: Rp 4.666.667 per bulan
– Tenor 36 bulan: Rp 3.277.778 per bulan
– Tenor 48 bulan: Rp 2.583.333 per bulan
– Tenor 60 bulan: Rp 2.166.667 per bulan
Perlu diperhatikan, nominal cicilan dalam tabel KUR BRI 2026 pinjaman Rp100 juta di atas bersifat estimasi. Besaran cicilan riil dapat sedikit berbeda, tergantung pada biaya administrasi serta hasil analisis kredit dari pihak bank.
Bank BRI menyediakan fasilitas KUR dengan plafon pinjaman mulai dari Rp1 juta hingga ratusan juta rupiah, sesuai dengan ketentuan dan kelayakan debitur. Berikut simulasi cicilan KUR BRI 2026 untuk pinjaman di bawah Rp100 juta:
Pinjaman Rp 1 Juta
– 12 bulan: Rp 88.333
– 18 bulan: Rp 60.556
– 24 bulan: Rp 46.667
– 36 bulan: Rp 32.778
– 48 bulan: Rp 25.833
– 60 bulan: Rp 21.667
Pinjaman Rp 10 Juta
– 12 bulan: Rp 883.333
– 18 bulan: Rp 605.556
– 24 bulan: Rp 466.667
– 36 bulan: Rp 327.778
– 48 bulan: Rp 258.333
– 60 bulan: Rp 216.667
Pinjaman Rp 20 Juta
– 12 bulan: Rp 1.766.667
– 18 bulan: Rp 1.211.111
– 24 bulan: Rp 933.333
– 36 bulan: Rp 655.556
– 48 bulan: Rp 516.667
– 60 bulan: Rp 433.333
Pinjaman Rp 30 Juta
– 12 bulan: Rp 2.650.000
– 18 bulan: Rp 1.816.667
– 24 bulan: Rp 1.400.000
– 36 bulan: Rp 983.333
– 48 bulan: Rp 775.000
– 60 bulan: Rp 650.000











