"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"

Bupati Pati Ditangkap KPK di Kudus

KPK Lakukan OTT Terhadap Bupati Pati

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa Bupati Pati Sudewo terkena operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh lembaga antirasuah tersebut. Saat ini, penyidik KPK sedang melakukan pemeriksaan intensif terhadap sosok SDW yang diduga terlibat dalam kasus korupsi.

Budi menjelaskan bahwa pihak yang diamankan dalam operasi tersebut di antaranya diduga berperan sebagai pengepul. Hal ini menunjukkan kemungkinan adanya keterlibatan para pejabat atau perangkat desa dalam dugaan kasus suap atau jual-beli jabatan. Meski demikian, hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut mengenai perkara yang menjerat Sudewo.

Tim penindakan KPK masih berada di lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap sejumlah pihak yang terlibat. KPK berjanji akan segera mengumumkan konstruksi perkara, barang bukti, serta status hukum para pihak yang diamankan dalam waktu dekat. “Saat ini kawan-kawan masih di lapangan, masih memeriksa kepada sejumlah pihak yang diamankan, tunggu prosesnya,” ujar Budi.

Lembaga antirasuah tersebut menegaskan akan menyampaikan informasi lengkap mengenai peristiwa tertangkap tangan ini, termasuk menyoal kasus korupsi apa yang sedang ditangani. Diberitakan sebelumnya, rumor terkait KPK memeriksa beberapa pejabat di Kabupaten Pati, terjawab. KPK bahkan menyatakan jika pihaknya telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Pati.

Dalam keterangannya, Budi membenarkan bahwa pihak yang diamankan dalam operasi tersebut di antaranya diduga berperan sebagai pengepul. Hal ini menjawab pertanyaan media mengenai dugaan keterlibatan perangkat desa yang bertugas sebagai pengumpul dana. “Di antaranya itu yang diamankan. Kami akan update secara lebih lengkap lagi,” sebut Budi.

Meski demikian, KPK belum merinci secara detail identitas para pihak yang terjaring OTT tersebut. Saat dikonfirmasi mengenai nama-nama spesifik, termasuk pertanyaan awak media mengenai sosok Sudewo maupun dugaan keterlibatan kerabat kepala daerah, Budi meminta publik untuk bersabar menunggu hasil pemeriksaan tim di lapangan.

Keberadaan Bupati Pati Masih Misterius

Pada Senin (19/1/2026), keberadaan Bupati Pati Sudewo masih misterius. Sebelumnya beredar rumor bahwa Bupati Pati Sudewo sedang menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kudus. Belum diketahui pemeriksaan tersebut terkait kasus apa. Namun santer kabar bahwa pemeriksaan KPK terkait dugaan kasus suap jual-beli jabatan perangkat desa.

Kabar Sudewo “dijemput” KPK itu santer beredar di media sosial berbasis masyarakat Pati. Mobil dinas Bupati Pati Sudewo yakni mobil Toyota Fortuner putih berpelat nomor K 1 A, terparkir di halaman Pendopo Kabupaten Pati. Demikian pula kendaraan pribadi Alphard putih K 1032 ZZH, terparkir di dekat tangga salah satu gedung kompleks Setda Kabupaten Pati.

Kompleks Kantor Bupati Pati juga terlihat sepi dan lengang. TribunJateng.com juga berupaya mengonfirmasi hal ini kepada Wakil Bupati Pati Risma Ardhi Chandra dan Pj Sekda Teguh Widyatmoko. Namun meski keterangan di aplikasi WhatsApp, keduanya sedang dalam jaringan (jaring), mereka tidak membalas pesan maupun panggilan telepon dari awak media hingga berita ini ditulis.

Salah satu ajudan Bupati Sudewo, Raihan mengatakan, sang Bupati sedang berada di luar kota. Namun dia tidak bisa memberikan informasi tepatnya di kota mana Sudewo sedang berada saat ini. Dia juga mengatakan Sudewo pergi menggunakan mobil lain bukan mobil dinas K 1 A.

Adapun menurut keterangan salah satu staf Setda Kabupaten Pati, Wakil Bupati Pati juga sudah sejak pagi hari meninggalkan kantornya. Dihubungi melalui WhatsApp, salah satu Kabag di Lingkungan Setda Kabupaten Pati mengatakan bahwa Bupati Sudewo saat ini berada di luar daerah. Sepengetahuannya, agenda Sudewo adalah menghadiri Rakernas Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Batam.

Sementara, Camat Jaken dan beberapa Kepala Desa dilaporkan juga diperiksa KPK di Mapolsek Sumber, Kabupaten Rembang. Berdasarkan informasi, yang sedang menjalani pemeriksaan adalah Camat Jaken dan Kepala Desa di wilayahnya. Pemeriksaan itu terkait dugaan kasus jual-beli jabatan.

Sekretaris Kecamatan Jaken, Agus Karyadi mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi mengenai hal tersebut. “Sampai sekarang saya belum dapat informasi pasti. Masih simpang-siur.” “Masalahnya lokasi kejadiannya bukan di Jaken. Daripada saya ngomong tapi tidak benar,” kata dia.

Ditanya tentang keberadaan Camat Jaken Tri Agung Setiawan, Agus tidak tahu. “Saya sekira pukul 09.00 ada panggilan rapat ke Pati (kota). Terakhir saya di kantor kecamatan, Pak Camat belum datang,” kata dia.

Badriyah Fatinah

Reporter yang menaruh minat pada isu-isu transportasi, publik, dan urbanisasi. Ia gemar naik kereta untuk mengamati dinamika kota, membaca laporan transportasi, dan memotret suasana perjalanan. Motto: “Setiap perjalanan menyimpan cerita baru.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *