"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"

Rupiah nyaris ke Rp 17 ribu per dolar, Purbaya yakin tak akan picu krisis ekonomi

Purbaya Yudhi Sadewa Percaya Pelemahan Rupiah Tidak Akan Memicu Krisis Ekonomi

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan keyakinannya bahwa pelemahan nilai tukar rupiah tidak akan memicu krisis ekonomi. Keyakinan ini didasarkan pada kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang masih baik. Selain itu, kebijakan di Kementerian Keuangan telah disinkronkan dengan otoritas moneter. Untuk itu, Purbaya meminta publik tidak khawatir dengan pelemahan nilai tukar rupiah.

Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menjelaskan bahwa pergerakan nilai tukar rupiah dipengaruhi oleh kombinasi faktor global dan domestik. BI menegaskan siap melakukan langkah stabilisasi nilai tukar rupiah secara tegas dan terukur. Perry meyakini bahwa nilai tukar rupiah akan menguat didukung oleh kecukupan cadangan devisa Indonesia.

Nilai tukar rupiah pada awal perdagangan Kamis (22/1/2026) pagi bergerak di zona hijau. Rupiah di pasar spot dibuka menguat 0,04 persen ke level Rp 16.929 per dolar Amerika Serikat (AS). Tercatat, rupiah pada penutupan perdagangan kemarin berada di posisi Rp 16.936 per dolar AS.

Sinergi Kebijakan Kemenkeu dan BI Stabilikan Rupiah

Purbaya memastikan Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia sepakat menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Ia percaya bahwa Bank Indonesia memiliki strategi yang tepat untuk mengendalikan nilai tukar. Ia menegaskan kondisi ini tidak akan memicu krisis ekonomi.

“Jadi ke depan ekonomi akan semakin cepat, semakin cepat, semakin cepat. Investor akan merealisasikan rencana investasinya, yang asing juga akan masuk,” katanya di Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (22/1/2026).

Sehari sebelumnya, Rabu (21/1/2026), Purbaya bertemu Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Gubernur BI Perry Warjiyo di Kompleks Istana Kepresidenan. Hadir pula Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.

Purbaya mengaku seluruh pihak dalam pertemuan tersebut berdiskusi dan sepakat rupiah seharusnya tidak selemah sekarang dan mesti mengarah menguat dari level saat ini. Ia menegaskan sinergi kebijakan antara Kemenkeu dan BI akan menjaga stabilitas kurs rupiah ke depan.

Purbaya juga menyinggung pergerakan pasar modal yang terus menunjukkan tren positif dan dinilai penting untuk menarik minat investor.

“Pasar modal itu semacam bendera ke investor seluruh dunia. Di sini ada perubahan positif yang terjadi,” ujar Purbaya.

Menurut dia, tanpa kenaikan yang kuat di pasar modal, investor global tidak akan melirik. Namun saat melihat adanya perubahan dan fondasi ekonomi yang membaik, investor mulai masuk. Purbaya menilai momentum tersebut menjadi modal penting untuk meningkatkan investasi asing.

“Anda jangan menganggap ga penting pergerakan pasar modal karena itu bendera ke banyak investor. Jadi, FDI (Foreign Direct Investment) kayaknya akan mulai banyak masuk ke sini,” kata Purbaya.

Gubernur BI Jelaskan Penyebab Nilai Tukar Rupiah Melemah

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan bahwa pergerakan nilai tukar rupiah dipengaruhi oleh kombinasi faktor global dan domestik. Hal tersebut merespon pelemahan nilai tukar rupiah yang hampir menyentuh Rp 17.000 per dolar Amerika Serikat (AS) beberapa hari belakangan.

Menurut Perry, penyebab pelemahan rupiah ini terdiri dari sisi global dan domestik. Dia bilang, tekanan berasal dari meningkatnya ketidakpastian geopolitik, kebijakan tarif Amerika Serikat, serta tingginya imbal hasil (yield) US Treasury, baik tenor 2 tahun maupun 3 tahun.

“D samping juga kondisi-kondisi lain yang menyebabkan dolar menguat dan terjadi aliran modal keluar dari emerging market ke negara maju termasuk Amerika. Seperti tadi kami sampaikan pada tahun 2026 ini terjadi net outflow 1,6 miliar dolar AS data hingga 19 Januari 2026,” ujar Perry saat Konferensi Pers secara virtual, Rabu (21/1/2026).

Perry menyebut terdapat faktor domestik yang turut menekan nilai tukar rupiah. Salah satunya adalah meningkatnya kebutuhan valuta asing (valas) dari sejumlah korporasi besar, seperti Pertamina, PLN, hingga Danantara. Bahkan proses pencalonan Deputi Gubernur BI turut memengaruhi pelemahan nilai tukar rupiah.

Meskipun Perry menegaskan proses pencalonan Deputi Gubernur BI sesuai undang-undang tata kelola dan tidak memengaruhi pelaksanaan tugas dan kewenangan BI, yang tetap profesional dan tata kelola yang kuat.

“Juga persepsi pasar, ini persepsi pasar terhadap kondisi fiskal dan juga proses pencalonan deputi gubernur,” ungkap Perry.

Perry menyebut bahwa pelemahan nilai tukar ini tidak hanya terjadi di Indonesia, melainkan di beberapa negara. Namun, Bank Indonesia menegaskan siap melakukan langkah stabilisasi nilai tukar rupiah secara tegas dan terukur.

Ia menegaskan, stabilisasi rupiah didukung oleh kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang kuat, seperti imbal hasil yang menarik, inflasi yang rendah, serta prospek pertumbuhan ekonomi yang membaik.

“Kami tegaskan BI tidak segan-segan kami melakukan intervensi dalam jumlah besar, baik di intervensi non deliverable forward, maupun di dalam negeri non deliverable forward di pasar luar negeri maupun di dalam negeri spot dan DNDF,” ucap Perry.

“Kami akan jaga stabilitas nilai tukar rupiah dan akan membawanya untuk menguat didukung oleh kondisi fundamental ekonomi kita yang baik termasuk imbal hasil yg menarik, inflasi yang merendah, demikian juga prospek ekonomi yang membaik,” imbuhnya.

Meski begitu Perry meyakini bahwa nilai tukar rupiah akan menguat didukung oleh kecukupan cadangan devisa Indonesia.

“Cadangan devisa kami cukup besar dan lebih dari cukup untuk melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah,” kata Perry.

“Kami meyakini rupiah akan stabil dan bahkan akan cenderung menguat,” sambungnya.


Denis Arjuna

Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *