Pelaku Perampokan di Dukuh Pengkol Ditangkap
Polisi telah berhasil menangkap pelaku perampokan yang terjadi di Dukuh Pengkol, Kecamatan Karanggede. Penangkapan ini sudah dikonfirmasi oleh Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana. Terduga pelaku berinisial AG (30) masih dalam pemeriksaan lebih lanjut.
Keluarga korban mengatakan bahwa mereka sudah mengetahui identitas pelaku. Informasi tersebut diperoleh langsung dari Kapolres Boyolali. Menurut Wahyudi (60), salah satu anggota keluarga korban, AG adalah warga Desa Pengkol yang berbeda RT dengan korban. Meski tidak memiliki hubungan keluarga, antara korban dan pelaku saling mengenal dan memiliki hubungan yang baik. Bahkan, istri AG sering berkunjung ke rumah korban.
Motif Pelaku Masih Didalami
Pelaku perampokan yang melakukan aksi keji di Dukuh Pengkol, Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, telah ditangkap. Ia diamankan di wilayah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Penangkapan ini dibenarkan oleh Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana. Saat ini, pihak kepolisian sedang mendalami motif pelaku. Hingga saat ini, hanya satu orang yang diamankan, yaitu AG (30 tahun). Namun, kemungkinan adanya keterlibatan orang lain masih dalam penyelidikan.
“Untuk motif dan lain-lain, harap sabar, masih dalam proses pendalaman lebih lanjut,” ujar AKBP Indra Maulana.
Anak Sulung Selamat karena Tak Ada di Rumah
CF (12) selamat dari maut dalam insiden perampokan berdarah di Dukuh/Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, pada Kamis (29/1/2026). Perampokan ini menimpa rumah milik pasangan suami istri Purwanto dan Daryanti. Pasutri tersebut memiliki dua anak perempuan. Namun, keluarga ini menjalani long distance marriage (LDM).
Purwanto merantau ke Singkawang, Kalimantan Barat, untuk usaha kuliner sate kambing. Sementara itu, Daryanti dan dua anaknya, CF dan AO, tinggal di Dukuh/Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede. Saat peristiwa perampokan terjadi, Daryanti hanya bersama anak keduanya, AO. Sementara anak sulungnya, CF, tidak berada di rumah.
Keberadaan CF saat kejadian tersebut memiliki dua versi. Warga yang tinggal di sebelah barat rumah korban menyebut CF berada di rumah neneknya yang masih di Desa Pengkol. Sementara warga di sebelah timur rumah korban menyebut CF pergi mengaji.

Warga Geger dengan Kejadian Perampokan
Perampokan di Dukuh/Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Boyolali membuat geger warga pada Kamis (29/1/2026). Suasana mencekam terlihat dari kondisi di lokasi kejadian. Ini seperti yang diungkapkan Ngatirin, paman korban. Awalnya, Ngatirin dihubungi oleh Purwanto, suami korban, yang saat kejadian berada di Kalimantan Barat. Dia bergegas melihat kondisi rumah itu.
Saat sampai, dia kaget karena Daryanti (34), ibu dari korban meninggal dunia sudah terluka parah. Sementara anaknya yang berusia 6 tahun diketahui meninggal. Kejadian ini tidak diketahui warga, sebab rumah korban yang jaraknya berjauhan dengan rumah tetangga. Lingkungan sekitar juga terdapat pekarangan yang luas. Rumah korban juga terbilang besar dan megah. Meski berada di tengah kampung, rumah tersebut memiliki jarak dengan rumah tetangga. Di sisi kanan dan kiri rumah berwarna krem itu terdapat kebun jati. Begitu pula bagian depan dan belakang rumah korban yang juga berupa kebun jati.
Karena memiliki jarak dengan rumah tetangga dan dikelilingi pagar, tidak ada warga yang mengetahui atau mendengar teriakan saat peristiwa berdarah tersebut terjadi. Hanya terdapat satu rumah tetangga, itu pun masih berjarak sekitar 20 meter.
Warga Mengetahui saat Sore Hari
Kepala Dusun (Kadus) Pengkol, Sarjono, mengatakan dirinya mendapat informasi kejadian tersebut sekitar pukul 15.30 WIB. Setelah menerima kabar, ia langsung mendatangi lokasi kejadian. “Saya sampai di sini sudah banyak warga. Aparat dari Polsek maupun Polres juga sudah datang,” ujar Sarjono di lokasi.
Ia menambahkan, ibu korban yang mengalami luka parah sudah dievakuasi ke rumah sakit. “Ibunya juga sudah dibawa ke rumah sakit,” imbuhnya. Sarjono menyebut korban meninggal dunia merupakan anak kedua dari keluarga tersebut. “Yang meninggal itu anaknya yang nomor dua,” katanya.
Hingga kini, polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap pelaku perampokan sadis tersebut. Sementara itu, ratusan warga tampak memadati rumah korban untuk melihat langsung lokasi kejadian. Tak sedikit warga yang menangis sedih atas peristiwa ini. Korban dikenal sebagai istri bos kuliner sate kambing di Singkawang, Kalimantan.
Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”











