Harga Daging Sapi di Surabaya Tetap Stabil Meski Ada Isu PMK
Harga daging sapi di Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim), tercatat masih stabil meskipun ada isu penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang melanda sejumlah daerah di Jatim. Berdasarkan data dari sejumlah pasar tradisional, rata-rata harga daging sapi pada Selasa (3/2/2026) berada di angka normal.
Daging sapi grade bawah dibanderol mulai dari Rp 110 ribu per kilogram (kg), sedangkan daging sapi grade atas rata-rata dijual seharga Rp 125 ribu per kg. Di Pasar Pucang Anom, harga daging sapi untuk kualitas grade atas mencapai angka tertinggi, yaitu Rp 130 ribu per kg.
Langkah RPH Surabaya dalam Memastikan Kualitas Daging
Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda memastikan stok daging bagi warga Kota Pahlawan tetap aman. Direktur Utama RPH Surabaya Perseroda, Fajar A. Isnugroho, menjelaskan bahwa pengawasan kesehatan ternak dilakukan secara ketat melalui prosedur standar operasional (SOP) yang disiplin.
“Antisipasi terhadap PMK itu standar bagi kami untuk menerapkan SOP,” ujarnya. Salah satu langkah utama adalah memastikan dokumen hewan lengkap sejak dari daerah asal. Pengecekan surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) menjadi hal penting dalam proses ini.
Selain pemeriksaan administrasi, RPH juga menerapkan biosecurity dan biosafety secara ketat di lingkungan pemotongan. Kandang, tempat pemotongan, dan area lainnya selalu bersih dan steril. Penyemprotan disinfektan rutin dilakukan, dan prosedur ini sudah berjalan sejak 2022 serta ditingkatkan lagi saat ini.
Pengaruh Vaksinasi dan Impor Sapi
Tidak hanya mengandalkan sapi lokal, pasokan daging juga didukung oleh sapi impor seperti Brahman Cross. Sapi ini telah dilengkapi sertifikat veteriner dari negara asal, yang menjamin vaksinasi dan kesehatan hewan sebelum dikirim ke Indonesia.
Meski PMK tidak memengaruhi harga secara signifikan, Fajar mengakui adanya penyesuaian harga sapi sejak Desember lalu. Kenaikan tersebut dipicu oleh harga sapi impor dari Australia yang mengalami peningkatan cukup tajam. Kenaikan harga per kilogram mencapai sekitar 3–5 persen, bahkan lebih.
Peningkatan ini terjadi karena tingginya permintaan di negara asal menjelang momentum hari besar keagamaan.
Kondisi PMK di Jawa Timur dan Distribusi Vaksin
Penanganan PMK saat ini menjadi atensi serius Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim. Data terbaru per 26 Januari 2026 menunjukkan adanya tren peningkatan kasus yang memerlukan penanganan cepat. Berikut data yang dihimpun:
- Tercatat ada 839 kasus PMK yang tersebar di 19 kabupaten/kota di Jatim.
- Sebanyak 221 sapi dinyatakan berhasil sembuh.
- Sebanyak 605 ekor masih dalam kondisi sakit dan dalam penanganan intensif.
- Terdapat 8 ekor sapi yang mati dan 5 ekor sapi dipotong paksa akibat virus ini.
Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak, memastikan vaksin untuk menekan wabah PMK telah tiba dan mulai didistribusikan ke daerah-daerah terdampak. Pada pengiriman tahap pertama, tersedia sekitar 400 ribu dosis vaksin. Sasaran utama adalah sapi pedaging, karena yang banyak terkena kasus itu adalah sapi pedaging.
Tips Aman Memilih Daging Sapi Segar
Masyarakat diimbau tidak panik terhadap isu PMK, karena virus ini tidak menular ke manusia (bukan zoonosis), selama daging diolah dengan benar. Berikut beberapa tips untuk memastikan kualitas daging yang Anda beli:
- Pilihlah daging yang berwarna merah segar dan tidak pucat.
- Pastikan tekstur daging terasa kenyal dan kembali ke bentuk semula saat ditekan.
- Hindari daging yang mengeluarkan bau asam atau busuk.
- Belilah daging di pasar resmi atau toko yang memiliki sertifikat veteriner/halal.
- Masaklah daging hingga benar-benar matang dengan suhu minimal 70 derajat Celcius untuk membunuh bakteri atau virus yang mungkin menempel.
Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.











