"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"

Yovie Widianto Dorong Anak Muda Kalteng Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kreatif

Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif, Yovie Widianto, bersinergi dengan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran untuk mendorong generasi muda mengembangkan sektor ekonomi kreatif (ekraf) di daerah tersebut. Dalam kunjungannya ke Palangka Raya, Yovie menekankan pentingnya peran anak muda sebagai motor penggerak ekonomi di era transformasi digital.

“Generasi muda, termasuk di Kalteng, memiliki peran penting sebagai motor penggerak ekonomi kreatif di era transformasi digital,” ujar Yovie di Palangka Raya, Selasa.

Kunjungan tersebut diisi dengan pertemuan bersama para pelaku ekonomi kreatif muda yang bergerak di berbagai bidang, mulai dari musik, seni pertunjukan, hingga konten digital. Dalam dialog yang berlangsung hangat, Yovie mendengarkan langsung berbagai aspirasi serta tantangan yang dihadapi para kreator muda di Kalteng.

Ia mengaku terharu dengan semangat para pemuda yang tetap optimistis meski menghadapi keterbatasan fasilitas dan akses. “Saya terharu, mereka begitu bersemangat menyampaikan berbagai hal mengenai keterbatasan. Namun biasanya, kreativitas justru lahir dari keterbatasan,” katanya.

Menurut Yovie, keterbatasan bukanlah hambatan mutlak, melainkan bisa menjadi titik awal munculnya inovasi. Ia menilai bahwa banyak karya besar lahir dari situasi yang tidak ideal, tetapi diolah dengan semangat dan visi yang kuat.

Dalam kesempatan itu, Yovie juga mengajak pemerintah daerah untuk berperan aktif memfasilitasi pengembangan ekonomi kreatif. Ia menekankan pentingnya akses terhadap pelatihan, pendanaan, ruang berekspresi, serta jejaring pemasaran agar potensi anak muda Kalteng dapat berkembang secara optimal.

“Perlu ada dukungan konkret, baik dalam bentuk kebijakan, infrastruktur, maupun pembinaan berkelanjutan,” ujarnya.

Dari sisi sumber daya manusia, Yovie menilai para pelaku ekraf di Kalteng memiliki kualitas yang tidak kalah dibanding daerah lain. Ia menyebut visi, semangat, dan kemampuan teknis mereka sudah berada di atas rata-rata.

Di bidang musik, misalnya, ia merasakan adanya energi khas yang berbeda. Menurutnya, yang diperlukan adalah sentuhan tambahan agar karya-karya tersebut mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

“Energinya sudah ada. Tinggal membalut otentisitas ini dengan cita rasa internasional,” tuturnya.

Yovie juga menyoroti potensi seni tari di Kalteng. Ia membayangkan pertunjukan tari massal yang dikemas secara profesional dapat menjadi daya tarik budaya sekaligus magnet pariwisata.

Dengan pengembangan yang komprehensif dan dukungan maksimal, Yovie optimistis Kalteng dapat menjadi sentra kreatif di wilayah Kalimantan dalam lima tahun mendatang.

Sementara itu, Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan apresiasi atas kunjungan Yovie. Ia menilai kehadiran Staf Khusus Presiden tersebut memberikan inspirasi dan semangat baru bagi generasi muda di daerahnya.

“Ini menjadi penyemangat kami untuk lebih berkarya lagi membangun Kalteng,” ujar Agustiar.

Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah ini diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi kreatif sebagai salah satu pilar ekonomi masa depan Kalteng.

Bayu Purnomo

Penulis yang terbiasa meliput isu-isu pemerintahan, ekonomi, hingga gaya hidup ringan. Ia gemar bersepeda sore dan merawat tanaman hias di rumah. Rutinitas sederhana itu membantunya menjaga fokus dan kreativitas. Motto: "Berpikir jernih menghasilkan tulisan yang kuat."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *