"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"

Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan yang Tertangkap OTT KPK, Anak Pedangdut A Rafiq dengan Harta Rp86 Miliar

Fakta tentang Bupati Pekalongan yang Terjaring OTT KPK

Bupati Pekalongan, Jawa Tengah, Fadia Arafiq, terlibat dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam kegiatan tersebut, ia dan sejumlah pihak lainnya diamankan oleh tim penyidik KPK. Hal ini telah dikonfirmasi langsung oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.

Menurut Budi, tim penyidik KPK melakukan penindakan di wilayah Jawa Tengah, termasuk mengamankan sejumlah pihak di Pekalongan. Mereka kemudian dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. Saat ini, Fadia Arafiq sedang dalam perjalanan menuju Gedung Merah Putih KPK di Jakarta Selatan.

Meskipun ada informasi bahwa Fadia Arafiq terjaring OTT, KPK belum memberikan keterangan resmi secara lengkap. Masih banyak hal yang belum diungkapkan, seperti siapa saja pihak yang terlibat dan detail konstruksi perkara terkait dugaan tindak pidana korupsi. Sesuai prosedur hukum, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk melakukan pemeriksaan awal. Setelah tiba di Gedung KPK, tim penyidik akan segera melakukan pemeriksaan intensif untuk menentukan status hukum dari para terperiksa.

Profil Singkat Bupati Pekalongan

Fadia Arafiq lahir pada 23 Mei 1978. Ia adalah putri dari A Rafiq, seorang pedangdut legendaris. Sebelum terjun ke dunia politik, Fadia sempat menjadi penyanyi dangdut. Nama Fadia mulai dikenal setelah single lagunya berjudul Cik Cik Bum Cum (2000) ramai didengar masyarakat.

Setelah beralih ke dunia politik, Fadia pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Kabupaten Pekalongan periode 2011–2016 mendampingi Amat Antono. Ia kemudian mencalonkan diri sebagai Bupati Pekalongan bersama Riswadi. Fadia menjadi Bupati Pekalongan selama dua periode, yaitu 2021–2026 dan 2025–2030.

Riwayat Pendidikan dan Karier

Fadia Arafiq memiliki gelar S.E. dan M.M. Ia lahir dengan nama asli Laila Fathiah. Fadia menempuh pendidikan dasar di SD Negeri Karet Tengsin 14 Tanah Abang, Jakarta Pusat. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan menengah di SMP Negeri 8 Tanah Abang dan SMA Negeri 58 Ciracas, Jakarta Timur.

Dalam pendidikan tinggi, Fadia menempuh S1 Manajemen di Universitas AKI Semarang, S2 Manajemen di Universitas Stikubank Semarang, dan S3 di UNTAG Semarang.

Karier politik Fadia dimulai sebagai Wakil Bupati Pekalongan (2011–2016), lalu menjabat Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan (2016–2021), serta Ketua KNPI Jawa Tengah (2016–2021). Ia kemudian menjabat sebagai Bupati Pekalongan selama dua periode.

Harta Kekayaan

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan pada 29 Maret 2024, harta kekayaan Fadia Arafiq mencapai Rp86.703.030.547. Dalam laporan tersebut, ia memiliki utang sebesar Rp2.684.436.439.

Aset terbesar yang dimiliki Fadia adalah tanah dan bangunan, dengan total nilai mencapai Rp74.290.000.000. Berikut rincian harta kekayaan Fadia:

  • Tanah dan Bangunan: Rp74.290.000.000
  • Alat Transportasi dan Mesin: Rp1.180.000.000
  • Harta Bergerak Lainnya: Rp3.020.000.000
  • Surat Berharga: Rp0
  • Kas dan Setara Kas: Rp10.897.466.986
  • Harta Lainnya: Rp0

Kontroversi Akibat Komentar Kasar

Fadia Arafiq pernah menjadi sorotan publik karena komentar kasarnya di akun Instagram pribadinya. Komentar tersebut muncul setelah seorang netizen mengkritik kondisi jalan rusak dan anggaran RS Ageng Sedayu yang tidak keluar. Fadia membalas komentar tersebut dengan ucapan yang dinilai kasar, termasuk kata-kata seperti “mampus” dan “tidak bisa pertanggung jawabkan omonganmu”.

Komentar tersebut membuat nama Fadia Arafiq viral di media sosial.

Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *