"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"

Zendhy Kusuma Bantah Pencurian, Nabilah O’Brien Ungkap Bukti Valid

Klarifikasi Zendhy Kusuma Soal Tuduhan Pencurian di Restoran Nabilah O’Brien

Zendhy Kusuma, seorang tokoh publik, akhirnya memberikan klarifikasi mengenai tuduhan pencurian yang ia terima dari restoran milik selebgram Nabilah O’Brien. Kasus ini sempat viral di media sosial dan menarik perhatian publik selama beberapa bulan.

Klarifikasi tersebut dibuat Zendhy bersama dengan istrinya, Evi, setelah kasus ini menjadi sorotan nasional. Ia menjelaskan bahwa dirinya tidak sengaja meninggalkan restoran tanpa membayar pesanan, tetapi memiliki alasan tertentu. Menurut Zendhy, ia dan Evi datang ke restoran pada tanggal 19 September 2025, dan memesan 14 makanan serta minuman. Namun, proses pemesanan berjalan tidak lancar karena pesanan tidak segera datang.

“Kami datang ke restoran sekitar pukul 22.00 saat itu kondisi restoran masih relatif sepi. Kami kemudian melakukan pemesanan makanan dan minuman sebagaimana umumnya. Namun setelah menunggu cukup lama, pesanan kami tidak kunjung datang,” ujar Zendhy dalam unggahan Instagram-nya.

Ia menyampaikan bahwa mereka menanyakan kepada pelayan beberapa kali, namun jawaban yang diberikan tidak konsisten. Ada yang menyebutkan bahwa restoran sedang ramai, ada juga yang mengatakan bahwa makanan akan segera selesai dalam beberapa menit. Setelah menunggu hampir dua jam, Zendhy akhirnya memutuskan untuk masuk ke dapur dan menegur pegawai restoran.

“Pada saat itu saya tidak dihalangi untuk masuk. Pas saya melihat ke dapur, pesanan kami ternyata belum dibuat dan baru aja mau diproses,” tambahnya.

Setelah berdebat dengan pegawai, pesanan akhirnya diberikan secara terburu-buru, namun beberapa pesanan tidak lengkap. Dalam kondisi emosi tersebut, Zendhy dan Evi keluar dari restoran. Diakui olehnya, ia memang tidak membayar makanan dan minuman yang ia pesan karena ingin bertemu dengan penanggung jawab atau pemilik restoran.

“Ketika kami berada di mobil, pegawai membawa mesin EDC dan meminta bayaran. Kami menyampaikan bahwa kami bersedia melakukan pembayaran namun kami dapat lebih dahulu bertemu dengan penanggung jawab restoran untuk menjelaskan situasi dan kondisi,” jelas Zendhy.

Keesokan harinya, Zendhy kembali datang ke restoran dengan maksud untuk bertemu dengan Nabilah O’Brien dan meminta maaf atas insiden yang terjadi. Namun, ia tidak berhasil bertemu dengan Nabilah. Akhirnya, Zendhy transfer biaya pesanan sebesar Rp530.150 di tanggal 27 September 2026.

“Kami menegaskan bahwa pembelian makanan dan minuman sudah dibayarkan. Dan bukti transaksi pembayaran tersebut telah kami berikan ke pihak berwenang,” pungkas Zendhy.

Balasan Nabilah O’Brien

Menanggapi klarifikasi Zendhy, Nabilah memberikan tanggapan. Ia tegas membantah cerita dari Zendhy soal ia menunggu pesanan selama dua jam. Bahkan kata Nabilah, ia punya bukti valid soal kebohongan Zendhy tersebut.

“Halo pak, saya ikut klarifikasi disini ya. sesuai cctv dan bill, bapak datang kurang lebih pukul 22.51, lalu 22.57 melakukan pesanan takeaway, pukul 23.00 orderan masuk ke dalam sistem. Lalu bapak dan ibu keluar dari restoran 23.53,” ujar Nabilah.

“Total waktu yang bapak dan ibu habiskan di restoran saya tidak 2 jam. Saya harap dengan klarifikasi bapak ini, tidak membuat usaha saya semakin terlihat buruk, dan tidak profesional. Terimakasih,” sambungnya.


Amri Nufail

Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *