Keterlibatan Mehnaz Nazeera Ashraff dalam Kasus Korupsi yang Menyeret Keluarganya
Mehnaz Nazeera Ashraff, yang akrab disapa Zea Ashraff, menjadi sorotan publik setelah dugaan keterlibatannya dalam kasus korupsi yang menyeret keluarganya. Putri dari Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, serta anggota DPR RI, Mukhtaruddin Ashraff Abu, Zea kini dianggap terlibat dalam aliran dana haram sebesar Rp 2,5 miliar dari perusahaan keluarga, PT Raja Nusantara Berjaya (PT RNB). Hal ini membuat akun Instagramnya, @zeaashraff, harus menonaktifkan kolom komentar untuk menghindari kritik dan hujatan dari warganet.
Meski demikian, akun Instagram lain milik Zea, yaitu @mehnaznazeera, masih tetap aktif. Warganet tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk memberikan berbagai komentar, seperti:
- @akmaall_f: “ada salam dari @official.kpk nih cantik”
- @windo_anjarwiwoho: “dpt duit itu kerja”
- @kurniaaaaaaff_: “Ciyeeee…. yg diem doank dapet 2,5M bagi dunk”
Komentar-komentar tersebut menunjukkan bahwa kasus ini masih menjadi topik hangat dan memicu beragam opini publik.
Aktivitas di Dunia Hiburan
Zea dikenal sebagai aktris, presenter, dan influencer yang aktif di dunia hiburan. Ia membangun karier di panggung formal maupun televisi. Namun, langkahnya kini terbayangi oleh dugaan keterlibatan dalam aliran dana haram dari “bisnis keluarga” yang dikendalikan ibunya, meskipun ia tidak memiliki jabatan resmi di perusahaan tersebut.
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, kini menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan Tahun Anggaran 2023–2026. Belakangan terungkap bahwa suami, dua anak Fadia, dan orang kepercayaannya turut menikmati aliran uang haram hingga miliaran rupiah. Meski begitu, KPK hingga saat ini belum menetapkan suami dan anak Fadia sebagai tersangka.
Perusahaan Keluarga dan Aliran Dana
Berdasarkan temuan KPK, praktik korupsi ini dilakukan melalui PT Raja Nusantara Berjaya (PT RNB), sebuah perusahaan penyedia jasa yang sengaja didirikan pada tahun 2022. Perusahaan tersebut dikelola keluarga Fadia. Suaminya, Mukhtaruddin Ashraff Abu (anggota DPR RI Komisi X) menjabat sebagai komisaris, dan anaknya, Muhammad Sabiq Ashraff (anggota DPRD Kabupaten Pekalongan) sempat menjabat sebagai direktur.
Data KPK menunjukkan ketimpangan yang tajam. Sepanjang tahun 2023 hingga 2026, tercatat transaksi masuk sebesar Rp46 miliar ke rekening PT RNB dari Pemkab Pekalongan. Namun, hanya Rp 22 miliar yang benar-benar digunakan untuk membayar gaji pegawai outsourcing. Sisa dana sekitar 40 persen diduga dinikmati lingkaran inti Fadia:
- Fadia Arafiq: Diduga menerima Rp5,5 miliar.
- Mukhtaruddin Ashraff Abu (Suami): Diduga menerima Rp1,1 miliar.
- Muhammad Sabiq Ashraff (Anak): Diduga menerima Rp4,6 miliar.
- Mehnaz NA (Anak): Diduga menerima Rp2,5 miliar.
- Rul Bayatun (Direktur): Diduga mengantongi Rp2,3 miliar.
Selain itu, ditemukan pula penarikan tunai misterius lainnya sebesar Rp3 miliar yang kini tengah dilacak keberadaannya oleh penyidik berkoordinasi dengan pihak perbankan.
Profil Mehnaz Nazeera Ashraff
Mehnaz Nazeera Ashraff atau Mehnaz NA atau Zea Ashraff harus menghadapi kenyataan pahit terseret dalam pusaran korupsi yang menjerat keluarganya. Putri dari Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dan anggota DPR RI, Ashraff Abu ini diduga ikut menikmati miliaran rupiah dari “bisnis keluarga” bermodus pengadaan jasa outsourcing yang dikendalikan langsung sang ibu melalui sebuah grup WhatsApp rahasia berinisial “Belanja RSUD”.
Meski tak memiliki jabatan di PT RNB, KPK mengungkapkan Mehnaz NA diduga menikmati uang korupsi sebesar Rp2,5 miliar. Diketahui, Mehnaz NA alias Mehnaz Nazeera Ashraff atau akrab disapa Zea, merupakan anak keempat dari pasangan Fadia Arafiq dan Ashraff Abu.
Zea melakoni profesi sebagai publik figur yang membangun kariernya di industri hiburan mengikuti jejak kedua orang tuanya. Ia dikenal sebagai seorang aktris, presenter, dan pembuat konten (influencer) yang aktif di berbagai panggung formal maupun televisi.
Karier Zea di dunia entertainment tercatat cukup produktif melalui beberapa keterlibatan kunci: Zea beberapa kali mengisi berbagai program acara televisi sebagai pembawa acara bersama presenter kondang.
Ia kerap tampil memandu acara-acara skala besar, khususnya di wilayah Kabupaten Pekalongan, seringkali bersanding dengan ibundanya, Fadia Arafiq. Di sisi lain, Zea kerap mengunggah foto-foto dengan penampilan modis dan menghadiri berbagai acara formal maupun kasual yang mewah.
Namun, profil profesionalnya kini terbayangi oleh dugaan keterlibatan dalam kasus hukum yang menyeret nama besar keluarganya. Mengingat latar belakang sang ibu sebagai tokoh politik terpandang, kini telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi mengenai praktik nepotisme dalam sektor pengadaan.
Berdasarkan data PDDikti, Mehnaz Nazeera Ashraff pernah masuk menjadi Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang pada 13 September 2023 namun mengundurkan diri pada semester genap 2023/2024. Selanjutnya Mehnaz Nazeera Ashraff masuk menjadi mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Diponegoro pada 9 Agustus 2024 dan masih aktif tercatat sebagai mahasiswi sampai 2026.
Seorang penulis berita yang sering meliput isu pemerintahan dan administrasi publik. Ia memiliki kebiasaan membaca analisis kebijakan, menonton diskusi publik, dan membuat catatan ringkas. Waktu luangnya ia gunakan untuk berjalan santai. Motto: “Ketegasan dalam informasi adalah bentuk pelayanan publik.”











