Gerakan Pangan Murah di Sumatera Selatan: Bantuan Beras dan Minyak Goreng untuk Masyarakat
Gerakan Pangan Murah yang digelar oleh Polda Sumsel bersama Bulog dan pemerintah daerah menjadi salah satu upaya penting dalam menjaga stabilitas harga pangan menjelang Idulfitri 1447 H. Kegiatan ini dilaksanakan di 47 titik se-Sumatera Selatan, dengan tujuan memberikan akses mudah bagi masyarakat untuk mendapatkan bahan pokok seperti beras dan minyak goreng dengan harga terjangkau.
Dalam pelaksanaannya, sebanyak 135,5 ton beras disalurkan kepada sekitar 20.325 warga. Di Gudang Bulog Sukamaju Palembang, khususnya, tersedia 10 ton beras SPHP serta 2.000 liter minyak goreng Minyakita. Harga beras yang ditawarkan adalah Rp55.000 per sak 5 kg, sehingga dapat membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga yang sering terjadi menjelang momen besar seperti Idulfitri.
Peran Pemimpin Wilayah Bulog Sumsel Babel
Pemimpin Wilayah Bulog Sumsel Babel, Mersi Windrayani, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan melalui pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Ia menekankan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan program strategis dari Badan Pangan Nasional yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.
Stok cadangan beras pemerintah di Bulog Sumsel Babel mencapai 90.097 ton, yang berasal dari pengadaan dalam negeri. Selain itu, Bulog juga telah menyerap 95.147 ton gabah kering panen dari petani di wilayah Sumsel dan Babel. Sebagian dari stok tersebut digunakan untuk penyaluran beras SPHP, yang hingga kini telah mencapai 7.667 ton sepanjang tahun 2026.
Dukungan dari Gubernur Sumsel
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru hadir dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah di Gudang Bulog Sukamaju Palembang. Ia menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Kapolda Sumsel yang berupaya memberikan bantuan pangan kepada masyarakat.
“Saya diinformasikan ada gerakan pangan murah, maka saya tertarik hadir. Apalagi ini inisiasi Kapolda. Saya senang, maka saya sampaikan berikan ‘gula-gula’,” kata Deru. Ia menyebut bahwa kehadiran program ini sangat membantu masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok.
Selain itu, masyarakat juga mendapatkan tambahan bonus seperti gula atau minyak goreng saat membeli beras. “Begitu banyak masyarakat yang terbantu karena ini kebutuhan pokok. Apalagi ada ‘gula-gula’-nya, yaitu beli beras gratis gula atau minyak,” ujarnya.
Penyaluran Bantuan Pangan Alokasi Februari–Maret 2026
Bulog juga menjalankan penugasan dari Badan Pangan Nasional untuk menyalurkan bantuan pangan alokasi Februari–Maret 2026. Di Sumatera Selatan, bantuan tersebut akan diberikan kepada 968.499 penerima bantuan pangan dengan total 19.369 ton beras dan 3,873 juta liter minyak goreng.
Pada kegiatan tersebut juga dilakukan peluncuran simbolis penyaluran bantuan pangan kepada lima penerima manfaat yang masing-masing menerima 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng Minyakita.
Tantangan dan Harapan
Ketahanan pangan tidak hanya menyangkut ketersediaan bahan pokok, tetapi juga stabilitas sosial masyarakat. Karena itu, Polri hadir untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau. Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan isu strategis nasional yang berkaitan langsung dengan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying menjelang Hari Raya Idulfitri. Selain itu, ia meminta berbagai lembaga untuk membantu penyaluran beras SPHP melalui kegiatan serupa dengan distribusi minimal dua ton setiap kegiatan.
Kesimpulan
Program Gerakan Pangan Murah dan bantuan pangan yang dilakukan oleh Bulog dan pihak terkait diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan serta mengendalikan inflasi di Sumatera Selatan. Dengan kerja sama antara pemerintah, Bulog, dan masyarakat, diharapkan kebutuhan pokok bisa terpenuhi secara merata dan terjangkau.
Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”











