"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"

Identitas mayat di kolam regulasi Barabai HST Kalsel terungkap

Penemuan Mayat di Kolam Regulasi Murakata, Barabai

Warga sekitar Kolam Regulasi Murakata, Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), digegerkan dengan penemuan sesosok mayat yang mengapung, pada Senin (06/04/2026). Informasi yang beredar menyebutkan bahwa mayat tersebut ditemukan dalam kondisi tanpa identitas dan tidak mengenakan pakaian. Hingga saat ini, belum diketahui jenis kelamin maupun penyebab kematiannya.

Penemuan itu langsung menarik perhatian warga sekitar. Sejumlah masyarakat mulai berdatangan ke lokasi untuk melihat langsung kejadian tersebut. Sementara itu, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama tim relawan masih melakukan proses evakuasi.

Salah seorang warga di lokasi, Yupa, mengatakan bahwa mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh warga yang melintas di sekitar kolam. “Awalnya ditemukan oleh warga, lalu ada yang merekam video dan menyebarkannya di media sosial,” ujarnya.

Terpisah, Humas Polres HST, Aiptu Husaini, saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. “Benar, anggota sudah berada di lokasi dan saat ini masih dalam proses evakuasi,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih berlangsung dan pihak berwenang belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait identitas korban maupun penyebab kematian.

Dievakuasi

Penemuan jasad seorang pria yang mengapung di kolam regulasi Barabai, Desa Aluan Besar RT 02 RW 01, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Senin (06/04/2026), langsung ditangani aparat gabungan dengan sigap.

Peristiwa tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar. Tak lama setelah laporan diterima, personel dari Polres Hulu Sungai Tengah bersama Polsek Batu Benawa, Babinsa, BPBD, dan relawan tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi sekaligus mengamankan area.

Petugas berupaya membatasi kerumunan warga guna menjaga kelancaran proses evakuasi. Setelah berhasil diangkat dari kolam, jasad korban kemudian dibawa ke RSUD Damanhuri Barabai untuk keperluan identifikasi lebih lanjut.

Hingga kini, identitas korban masih belum diketahui. Pihak kepolisian juga masih mendalami penyebab kematian melalui serangkaian penyelidikan.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, menegaskan proses penyelidikan terus dilakukan secara menyeluruh. “Kami langsung menindaklanjuti laporan masyarakat dengan menurunkan tim ke lokasi. Saat ini korban sudah dibawa ke rumah sakit, dan kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas serta penyebab kejadian,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait kejadian tersebut dan mempercayakan penanganannya kepada aparat penegak hukum. “Bagi warga yang memiliki informasi diminta segera melapor ke Polsek Batu Benawa atau Polres HST,” pungkasnya.

Diidentitas Korban Terungkap

Penemuan jasad seorang pria yang mengapung di kolam regulasi Barabai, Desa Aluan Besar RT 02 RW 01, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Senin, (06/04/2026), langsung ditangani aparat gabungan dengan sigap.

Peristiwa tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar. Tak lama setelah laporan diterima, personel dari Polres Hulu Sungai Tengah bersama Polsek Batu Benawa, Babinsa, BPBD Damkar HST, Satpol PP, dan relawan tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi sekaligus mengamankan area.

Petugas pun berupaya membatasi kerumunan warga guna menjaga kelancaran proses evakuasi. Setelah berhasil diangkat dari kolam, jasad korban kemudian dibawa ke RSUD H Damanhuri Barabai untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, menegaskan bahwa proses penyelidikan terus dilakukan secara menyeluruh. “Kami langsung menindaklanjuti laporan masyarakat dengan menurunkan tim ke lokasi. Saat ini korban sudah dibawa ke rumah sakit, dan kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kejadian,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait kejadian tersebut dan mempercayakan penanganannya kepada aparat penegak hukum. “Bagi warga yang memiliki informasi diminta segera melapor ke Polsek Batu Benawa atau Polres HST,” pungkasnya.

Sementara itu, dari data yang dihimpun BPBD Damkar HST, identitas korban akhirnya diketahui bernama Baderun (84), warga Desa Tangkarau Dalam, Barabai Timur, yang berprofesi sebagai petani.

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Damkar HST, Fitriadinor, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 18.04 WITA dan langsung mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi. “Begitu menerima informasi, tim langsung menuju lokasi untuk melakukan koordinasi bersama unsur terkait sekaligus mengevakuasi korban,” jelasnya.

Proses evakuasi berlangsung hingga sekitar pukul 19.07 WITA. Setelah itu, korban dibawa ke RSUD H Damanhuri Barabai untuk dilakukan visum. “Selanjutnya, atas permintaan pihak keluarga, jenazah dibawa ke rumah anak korban di Desa Banua Budi, Kecamatan Barabai, untuk disemayamkan,” tambah Fitriadinor.

Hingga kini, penyebab pasti meninggalnya korban masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang. Kejadian ini pun menjadi perhatian warga sekitar yang sempat memadati lokasi penemuan.

Rommy Argiansyah

Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *