Sekda Sidoarjo dan Kontroversi Bukber Mewah
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati, kini tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Hal ini terjadi setelah viralnya acara buka puasa bersama (bukber) yang digelar dengan konsep mewah ala Bollywood. Acara tersebut sempat memicu kritik tajam dari netizen yang membandingkan kemewahan acara tersebut dengan kondisi infrastruktur jalan di Sidoarjo yang masih banyak mengalami kerusakan.
Meski mendapat kritikan, Fenny Apridawati menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan inisiatif internal tanpa menggunakan dana APBD. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi. Menurutnya, acara tersebut tidak membebani keuangan daerah dan tetap berkomitmen untuk mendengarkan aspirasi masyarakat terkait prioritas pembangunan infrastruktur.
Laporan Harta Kekayaan Fenny Apridawati
Di balik kontroversi tersebut, laporan LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) mengungkap kepemilikan aset mobilitas berupa dua unit SUV modern yang menunjang aktivitas kesehariannya. Total kekayaan bersih yang dilaporkan oleh Fenny Apridawati mencapai Rp6,56 miliar.
Berikut rincian harta kekayaan Fenny Apridawati:
DATA HARTA
- TANAH DAN BANGUNAN: Rp4.600.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 126 m²/250 m² di Sidoarjo, Hasil Sendiri: Rp1.500.000.000
- Tanah Seluas 140 m² di Sidoarjo, Hasil Sendiri: Rp600.000.000
-
Tanah dan Bangunan Seluas 154 m²/225 m² di Sidoarjo, Hasil Sendiri: Rp2.500.000.000
-
ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN: Rp505.000.000
- Mobil, Honda HR-V Tahun 2017, Hasil Sendiri: Rp215.000.000
-
Mobil, Honda All New HR-V Tahun 2022, Hasil Sendiri: Rp290.000.000
-
HARTA BERGERAK LAINNYA: Rp122.250.000
-
SURAT BERHARGA: Rp0
-
KAS DAN SETARA KAS: Rp1.334.825.869
-
HARTA LAINNYA: Rp0
TOTAL HARTA & UTANG
- Sub Total Harta: Rp6.562.075.869
- Utang: Rp0
- TOTAL HARTA KEKAYAAN: Rp6.562.075.869
Profil Fenny Apridawati
Fenny Apridawati adalah seorang birokrat perempuan dengan pangkat Pembina Utama Madya. Ia memiliki rekam jejak akademik dan karier yang sangat impresif di lingkungan pemerintahan. Sebagai Sekda Kabupaten Sidoarjo sejak Maret 2024, Fenny telah menunjukkan kompetensi dalam memimpin dan mengembangkan pembangunan daerah.
Pendidikan akademiknya meliputi gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat (S.KM.), Magister Kesehatan (M.Kes.), dan Doktor (Dr.) yang mengukuhkan kompetensinya dalam analisis kebijakan strategis. Sebelum menjabat sebagai Sekda, ia pernah menjabat berbagai posisi strategis seperti Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Tenaga Kerja, dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
Kiprahnya di tingkat nasional pun sangat diakui, terbukti dengan keberhasilannya meraih penghargaan Juara I Sekda Terbaik dalam ajang ASKOMPSI Digital Leadership Government Award 2025. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi nyata dalam mempercepat transformasi digital pemerintahan yang berdampak langsung pada efisiensi birokrasi dan peningkatan mutu layanan publik.
Meskipun kini menghadapi tantangan persepsi publik terkait gaya hidup pejabat, dedikasi Fenny dalam mereformasi tata kelola pemerintahan di Sidoarjo tetap menjadikannya salah satu figur pemimpin perempuan berpengaruh di Jawa Timur saat ini.











