"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"

Reaksi Gibran Saat Rismon Minta Maaf ke Jokowi, Tak Marah Meski Dibuat Buku Gibran Endgame

Reaksi Gibran Rakabuming Raka terhadap Permintaan Maaf Rismon Sianipar

Permintaan maaf yang disampaikan oleh Rismon Sianipar kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan keluarganya mendapat respons dari putra sulung Jokowi, yaitu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Gibran menunjukkan sikap yang positif terhadap langkah Rismon tersebut.

Gibran menyambut baik tindakan Rismon yang telah mengakui kesalahan dalam penulisannya dan meminta maaf. Ia menilai bahwa bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk saling memaafkan dan menjalin kembali hubungan persaudaraan.

“Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat baik untuk saling memaafkan dan kembali merajut tali persaudaraan,” ujar Gibran dalam pernyataannya, Kamis (12/3/2026). Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap sikap Rismon yang telah memberikan klarifikasi dan siap meninjau kembali pernyataannya.

Menurut Gibran, langkah tersebut menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang sehat dan saling menghargai dalam masyarakat.

Polemik Ijazah dan Buku Gibran Endgame

Sebelumnya, Rismon tidak hanya menyoroti ijazah Jokowi, tetapi juga ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Rismon bahkan menulis buku yang diberi judul Gibran Endgame, yang berisi tuduhan kontroversial mengenai riwayat pendidikan Gibran. Dalam buku tersebut, ia menyatakan bahwa Gibran tidak lulus SMA.

Buku ini dirilis setelah riset yang dilakukan oleh Rismon bersama dengan Roy Suryo dan dr Tifa dalam buku Jokowi’s White Paper. Buku tersebut mencoba mengungkap kejanggalan-kejanggalan pada ijazah dan skripsi Jokowi.

Setelah beberapa aksi kontroversial, Rismon akhirnya mengakui bahwa informasi yang ia tulis dalam buku Jokowi’s White Paper adalah kesalahan. Ia kemudian menyatakan bahwa ijazah Jokowi asli dan meminta maaf kepada presiden dan keluarganya.

Rismon Datangi Jokowi dan Minta Maaf

Setelah mengajukan Restorative Justice, Rismon Sianipar bersama pengacaranya, Jahmada Girsang, bertemu dengan mantan presiden Jokowi di kediamannya di Sumber, Banjarsari, Solo, Kamis (12/3/2026). Dalam pertemuan tersebut, Rismon menyampaikan permohonan maaf sekaligus menegaskan bahwa ijazah Jokowi adalah asli.

“Ya tentu. Saya pun minta maaf kepada publik apalagi kepada pihak terkait seperti Bapak Jokowi,” jelas Rismon. Ia sebelumnya pernah menyatakan adanya kejanggalan pada ijazah Jokowi, tetapi kini ia mengklaim bahwa tidak ada kejanggalan sama sekali.

Rismon melakukan penelitian lanjutan dengan metode yang berbeda dari sebelumnya. Ia menemukan adanya watermark dan emboss yang konsisten dengan dokumen asli, meskipun hologram pada ijazah tersebut memang tidak ada.

Penelitian Lanjutan dan Kesimpulan

Hasil penelitian Rismon menunjukkan bahwa watermark dan emboss pada ijazah yang diupload oleh Dian Sandi Utama konsisten dengan yang dilihat saat gelar perkara khusus. Ia juga melakukan pemeriksaan terhadap ijazah yang diajukan sebagai bukti di sidang CLS.

“Setelah itu saya melanjutkan dengan apa yang dimiliki oleh Pak Rujito yang menjadi saksi di sidang CLS. Saya temukan konsisten pada pola watermark dan emboss. Dan tidak ditemukan hologram,” jelasnya. Ia juga menanyakan apakah benar ada hologram di ijazah yang ditunjukkan menjadi bukti sidang CLS. Jawaban dari saksi menunjukkan bahwa yang disebut hologram sebenarnya adalah embos.

Suasana Bersahabat dalam Pertemuan

Pengacara Rismon, Jahmada Girsang, menyebut pertemuan berlangsung dalam suasana hangat. Ia datang membawa oleh-oleh berupa makanan dan kain ulos khas Batak sebagai simbol perdamaian.

“Pertemuan tadi adalah bersahabat dan itu tujuan kita. Dan tujuannya tentu menyelesaikan perkara ini khususnya Rismon dengan Pak Jokowi,” ungkapnya. Untuk menjalani mekanisme Restorative Justice, syarat utama adalah kedua pihak saling memaafkan. Jahmada memastikan hal ini telah dilakukan dan akan mengurus administrasi formal agar kesepakatan damai tercapai.

Rismon menambahkan bahwa Jokowi menerima mereka dengan baik dan memberikan harapan bahwa kasus ini dapat diselesaikan secara damai. “Cukup bersahabat. Sudah ketawa di dalam. Menjelang puasa seperti ini. Benar-benar seperti yang kita harapkan,” tutupnya.


Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *