"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"

Pembobol Acara Lari Sunda Land Run di Bogor Terungkap, Ternyata Warga Depok

Penipuan Event Lari Sunda Land Run di Bogor Menghebohkan Publik

Beberapa hari lalu, sebuah kejadian yang mengejutkan terjadi dalam dunia olahraga khususnya dalam ajang lari. Event yang diberi nama Sunda Land Run di Kota Bogor diduga kuat merupakan tindakan penipuan. Hal ini menyebabkan banyak peserta merasa dirugikan dan kecewa.

Event yang seharusnya menjadi ajang positif dan menyehatkan justru berubah menjadi pengalaman buruk bagi para pelari. Banyak peserta mengaku telah membayar biaya pendaftaran, namun fasilitas seperti race pack, medali, hingga penyelenggaraan acara tidak sesuai dengan promosi awal.

Banyak dari mereka yang mengikuti event ini merasa ditipu karena tidak mendapatkan apa yang dijanjikan. Bahkan, beberapa dari mereka menyebutkan bahwa mereka sudah mengeluarkan uang untuk keperluan pendaftaran, tetapi tidak ada balasan apapun.

Setelah dilakukan investigasi, sosok di balik dugaan penipuan tersebut akhirnya terungkap. Pelaku diketahui merupakan seorang warga Depok yang diduga menjadi otak dari penyelenggaraan event bermasalah ini. Informasi ini semakin memicu kemarahan para peserta yang merasa dirugikan baik secara materi maupun waktu.

Kini, kasus ini tengah menjadi sorotan dan berpotensi berlanjut ke proses hukum. Pihak kepolisian diharapkan dapat segera menangani kasus ini agar keadilan bisa ditegakkan.

Sunda Land Run Tidak Terlaksana Karena Panitia Menghilang

Event lari yang seharusnya dilaksanakan pada besok Minggu (5/4/2026) di Kota Bogor gagal terlaksana sebab panitia menghilang dan tidak bisa dihubungi sama sekali. Kejadian ini membuat banyak peserta merasa kecewa dan tidak puas dengan penyelenggaraan event yang tidak sesuai harapan.

Selain itu, pelaku juga mencatut nama Pusdikzi yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman sebagai tempat pengambilan race pack. Pihak Pusdikzi sendiri mengklaim bahwa mereka tidak mengetahui event ini dan merasa menjadi korban penipuan ini.

Identifikasi Pelaku Penipuan

Sosok pelaksana pun sudah diketahui. Pasi Intel Pusdikzi Kapten Czi Hendro mengatakan, penipu itu berasal dari Depok. “Ternyata setelah ditelusuri yang punya adminnya (Sunda Land Run) adalah si Dafa itu. Dafa juga punya nomornya, terus setelah kami komunikasi-komunikasi, ternyata orang Depok. Sudah diketahui rumahnya di sana sama dari teman-teman kan pada menelusuri, intinya tinggalnya ada di daerah Depok, tepatnya di Mekarjaya,” kata Kapten Czi Hendro kepada TribunnewsBogor.com di Pusdikzi Jalan Jenderal Sudirman.

Namun, saat ditelusuri, sambung Hendro, dirinya tidak ada di rumahnya. “Tapi dari informasi yang ditelusuri dari rekan-rekan yang di sana, sekeluarga sudah nggak ada di tempat itu. Emang sudah niat, ya berarti kan sudah niat, niat jahat,” ujarnya.

Saran Untuk Para Korban

Ia menyarankan agar runners atau pelari segera membuat laporan ke polisi agar kasus ini segera ditangani. “Kalau memang korban-korban yang sudah keluar uang ini kalau mau menempuh jalur hukum, ya harusnya langsung datang di-croscek. Kami kan punya informasi memang rumahnya di sana, croscek ke sana benar nggak anak ini namanya di sini. Kalau benar-benar ada di sana, sudah pasti ada di sana, tinggal selanjutnya laporan ke kepolisian,” tandasnya.

Peserta Menuntut Kepastian

Sebelumnya, Belasan pelari atau runners dari berbagai komunitas tiba-tiba mendatangi kantor Pusdikzi Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jumat (3/4/2026) pagi. Mereka semua diduga menjadi korban penipuan event lari ‘Sunda land Run’.

Sunda Land Run sendiri mencatut nama Pusdikzi sebagai tempat start lari serta pengambilan race pack atau perlengkapan lari. Pengambilan race pack sendiri dijadwalkan mulai kemarin 2-3 April 2026 dan event larinya diselanggarakan pada hari Minggu (5/4/2026) nanti.

Denis Arjuna

Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *