"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"

Dubes Boroujerdi: Iran Menang Perang Lawan AS dan Israel

Kemenangan Iran dalam Konflik dengan AS dan Israel

Duta Besar Republik Islam Iran, Mohammad Boroujerdi, menyatakan bahwa pihaknya telah memenangkan perang melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel sejak serangan dimulai pada 28 Februari 2026 lalu. Klaim kemenangan ini disampaikan karena Negeri Paman Sam bersedia melakukan negosiasi di Pakistan. Selain itu, gencatan senjata selama dua minggu disepakati sejak Selasa (7/4/2026).

“Alhamdulillah, syukur kepada Allah kami ucapkan karena pada hari-hari ini Republik Islam Iran meraih kemenangannya. Islam meraih kemenangan atas kekafiran,” ujar Boroujerdi ketika menjadi pembicara kunci di Universitas Paramadina, Cipayung, Jakarta Timur pada Sabtu (11/4/2026).

Iran belajar dari proses negosiasi terakhir. Mereka menyampaikan sederet persyaratan yang belum pernah dibayangkan oleh Negeri Paman Sam.

Persyaratan yang Disampaikan oleh Iran

  1. Iran membuktikan tidak tunduk terhadap AS dan Israel

    Lebih lanjut, Boroujerdi mengatakan, Iran berhasil membuktikan bahwa tidak mudah tunduk terhadap Amerika Serikat dan Israel. Ia menggarisbawahi, Negeri Paman Sam keliru bila menganggap Iran akan bertekuk letut usai berperang selama tiga hari.

“Mereka pikir bisa menuntaskan perang dalam kurun waktu dua hingga tiga hari kemudian kembali ke AS untuk merayakan klaim kemenangan itu. Namun, alhamdulillah Iran dapat bertahan hingga hari ke-40,” ujar Boroujerdi.

Ia mengatakan, 17 pangkalan udara milik AS dan sekutunya sudah berhasil diporak-porandakan oleh angkatan bersenjata Iran. “Sistem pertahanan Israel juga telah berhasil dilumpuhkan,” tutur dia.

Bahkan, Iran juga mengirimkan rudal-rudal ke Israel sebagai bentuk pembalasan karena masih menyerang Palestina. “Kami juga memaksakan supaya Amerika Serikat menerima 10 persyaratan. Iran menunjukkan kepada dunia bahwa AS dengan terpaksa dan merasa begitu hina menerima persyaratan tersebut,” imbuhnya.

  1. Iran sadar perang melawan AS dan Israel menewaskan banyak orang

    Meski begitu, Iran menyadari ada biaya yang mahal yang harus dibayar karena mereka memilih tidak menyerah terhadap AS dan Israel. Korban jiwa yang merupakan warga sipil juga berjatuhan di pihak Iran. Salah satu serangan AS yang mematikan yakni diarahkan ke sekolah dasar khusus bagi siswa perempuan di Minab pada 28 Februari 2026. Sebanyak 180 siswa tewas akibat serangan itu.

“Kami juga kehilangan jenderal-jenderal. Puncaknya kami telah kehilangan pemimpin tertinggi Ayatollah Khamenei, yang saat syahid berusia 86 tahun,” tutur dia.

Boroujerdi mengisahkan sosok Ayatollah sebagai pemimpin yang berwawasan tinggi dan berilmu. Banyak buku yang sudah ditulisnya. “Insyaallah akan menjadi bahan kajian untuk generasi-generasi berikutnya,” imbuhnya.

  1. Daftar persyaratan yang diminta Iran saat pembicaraan di meja negosiasi

    Harian Inggris, The Guardian, melaporkan Iran baru bersedia mengakhiri serangan militer bila kesepakatan di dalam negosiasi sejalan dengan 10 persyaratan yang pernah mereka sampaikan. Sepuluh poin rencana perdamaian itu telah disampaikan oleh Iran lewat perantara Pakistan. Kemudian mereka meneruskannya ke Gedung Putih.

Rencana perdamaian itu harus mencakup:

* Pencabutan sanksi primer dan sekunder terhadap Iran.

* Kontrol Iran yang berlanjut terhadap Selat Hormuz.

* Penarikan militer AS dari Timur Tengah.

* AS mengakhiri serangan terhadap Iran dan sekutunya.

* Pelepasan aset Iran yang dibekukan.

* Resolusi Dewan Keamanan PBB yang mengikat kesepakatan dalam negosiasi.

Sementara, dalam versi yang dirilis dalam Bahasa Farsi, Iran juga menyertakan frasa “penerimaan pengayaan” untuk program nuklirnya. Tetapi, karena alasan yang masih belum jelas, frasa tersebut tidak ada dalam versi bahasa Inggris yang dibagikan oleh diplomat Iran kepada jurnalis.

Askanah Ratifah

Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *