"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"

Berita Terkini – Wapres Gibran Kunjungi Pasar Badung, Pedagang Keluhkan Harga Cabai Naik

Kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Pasar Badung

Pada hari Sabtu, 13 Mei, suasana di Pasar Badung Denpasar terasa berbeda dari biasanya. Kehadiran banyak personel pengamanan di sekitar pasar menandai adanya agenda kunjungan kerja (kunker) yang dilakukan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), Gibran Rakabuming Raka.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, hadir lebih awal untuk memastikan kesiapan menjelang kedatangan Wapres. Tak lama kemudian, Gubernur Bali, Wayan Koster, juga tiba di lokasi.

Sekitar pukul 07.45 WITA, iring-iringan kendaraan tiba dan Wapres Gibran turun dari mobil Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid putih berplat B 1355 ZZR. Ia langsung disambut oleh Gubernur Bali dan Walikota Denpasar yang menyambutnya dengan ramah.

Dengan pengawalan ketat dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Wapres Gibran mengenakan kemeja krem dan celana hitam melakukan blusukan ke dalam Pasar Badung. Ia langsung mengunjungi para pedagang sembako dan mendengarkan keluhan mereka.

Salah satu pedagang cabai mengeluhkan naiknya harga cabai. “Apa Bu yang naik?” tanya Gibran kepada pedagang tersebut. “Naik cabainya Rp85 ribu sekarang,” jawab pedagang langsung.

Wapres Gibran menanggapi keluhan ini dengan serius dan bertanya kepada Walikota Denpasar tentang subsidi yang diberikan pemerintah untuk menanggulangi kenaikan harga cabai. Dari respons Walikota Jaya Negara, diketahui bahwa saat ini subsidi diberikan untuk cabai karena harganya meningkat.

Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar, Ida Bagus Kompyang Wiranata, memberikan penjelasan tambahan mengenai subsidi tersebut. Dari los sembako, Wapres Gibran beralih ke los daging ayam dan daging sapi. Di setiap lapak yang dikunjungi, ia mendengarkan keluhan atau harapan para pedagang dan pengunjung pasar.

Beberapa pedagang dan pengunjung pasar meminta Wapres Gibran untuk berswafoto, dan ia merespons dengan ramah. “Senang ketemu bapak Wapres langsung. Terimakasih sudah datang ke pasar melihat rakyat di bawah. Semoga kedepannya lebih bagus,” ujar Made Suarti dengan sumringah.

Ia menyebutkan bahwa harga daging sapi per kilo stabil di angka Rp120 ribu, namun pembeli mengalami penurunan karena faktor musim hujan.

Tanpa memberi keterangan apapun kepada awak media, Wapres Gibran bersama rombongan meninggalkan Pasar Badung sekitar pukul 08.20 WITA untuk melanjutkan agenda selanjutnya, yaitu bertemu dengan pelaku usaha sektor pariwisata di Politeknik Pariwisata Bali.

Langkah Pemerintah Kota Denpasar dalam Mengendalikan Inflasi

Walikota Denpasar, Jaya Negara, menyampaikan bahwa langkah Pemerintah Kota Denpasar dalam menjaga inflasi dengan memberikan subsidi sebesar Rp3 ribu per kilogram kepada pedagang cabai diapresiasi oleh Wapres. Namun, Wapres meminta agar subsidi ini lebih luas jangkauannya.

“Beliau cuma meminta subsidi yang diberikan itu biar merata. Kalau merata Unit Sukajaya tidak mampu. Tapi sekarang kita perhatikan ada dua hal disana nanti kita keliling gantian nanti diberikan.”

“Sekarang kan setiap 10 pedagang kita berikan ini demi menjaga inflasi di Kota Denpasar dimana inflasi kita tembus 3,6 per tahun,” ujar Walikota Jaya Negara.

Nilai inflasi tersebut masih tinggi dibandingkan rata-rata inflasi nasional yang berada di angka 3,5. Dengan langkah memberikan subsidi kepada pedagang di pasar seperti ini, diharapkan dapat menekan inflasi.

Pesan dari Wapres Gibran

Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar, Ida Bagus Kompyang Wiranata, menyampaikan pesan dari Wapres Gibran mengenai subsidi dan pemeliharaan pasar.

“Beliau (Wapres Gibran) berpesan hanya masalah subsidi saja yang beliau tekankan. Sama masalah pemeliharaan pasar,” ujarnya.

Mengenai subsidi, ia mengatakan bahwa subsidi dilakukan setiap minggu dengan memilih komoditi yang harganya naik. Anggaran mencapai Rp500 juta disiapkan pihaknya selama satu tahun untuk program subsidi komoditi yang mengalami kenaikan harga signifikan.

Terkait pemeliharaan pasar, Kompyang Wiranata menyampaikan bahwa pesan dari Wapres adalah agar pasar dikelola dengan baik tanpa adanya keluhan spesifik.

Harga Komoditas di Pasar Badung

Dari informasi yang dihimpun di Pasar Badung, harga cabai rawit dari Rp70 ribu naik menjadi Rp85 ribu per kilogram setelah diberikan subsidi menjadi Rp82 ribu. Selain itu, harga bawang merah dari Rp28 ribu naik menjadi Rp30 ribu per kilogram, ayam per kilogram dari Rp38 ribu naik menjadi Rp43 ribu.

Minyak goreng untuk MinyaKita berada di harga eceran tertinggi (HET) Rp15.700 per liter, daging sapi stabil per kilo Rp110 ribu hingga Rp120 ribu, beras stabil di angka Rp15 ribu hingga Rp16 ribu.

Harini Umar

Seorang jurnalis online yang gemar membahas tren baru dan peristiwa cepat. Ia menyukai fotografi jalanan, nonton dokumenter, dan mendengar musik jazz sebagai relaksasi. Menulis baginya adalah cara memahami arah dunia. Motto hidupnya: "Setiap berita harus memberi manfaat, bukan sekadar informasi."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *