"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"

Hendrik Ola, Pelajar Kupang yang Mewakili NTT di Parlemen Remaja

Parlemen Remaja: Pengalaman Berharga bagi Siswa SMA Katolik Giovanni Kupang

Parlemen Remaja adalah salah satu kegiatan yang diadakan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) untuk para pelajar tingkat SMA/SMK sederajat se-Indonesia. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 3 hingga 7 November 2025 lalu, dan menarik antusiasme besar dari siswa-siswi di seluruh penjuru Indonesia.

Dari total 8.500 pendaftar, hanya 140 peserta terpilih yang mewakili daerah pemilihan (dapil) masing-masing provinsi. Salah satu peserta yang berhasil lolos adalah Philips Soubirus Hendrikus Ola, seorang siswa kelas 11 dari SMA Katolik Giovanni Kupang.

Hendrik mengungkapkan rasa bangga dan kebahagiaannya bisa mewakili Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam acara tersebut. Ia menyebut pengalaman ini sebagai yang pertama kali ia mengunjungi luar kota dan berada di ruang sidang DPR RI, di mana ia ditemani oleh para pejabat penting seperti Ketua DPR RI, Puan Maharani.

“Puji Tuhan saya bisa ke Jakarta mewakili Provinsi saya. Ini pertama kali saya ke luar dari kota saya, pengalaman berharga ketika saya bisa berdiri dan memperkenalkan diri saya sebagai peserta dari NTT dan dilihat oleh seluruh pejabat,” ujar Hendrik saat dihubungi pada Selasa (18/11/2025).

Awalnya, Hendrik mengetahui tentang Parlemen Remaja melalui media sosial Instagram. Ia juga memastikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan secara resmi oleh DPR RI. Ia ingin mengikutinya untuk menambah wawasan dan pengetahuan, terutama tentang politik dan hukum.

Sebelumnya, Hendrik pernah meraih juara tiga dalam lomba cerdas cermat pilar MPR RI. Meski tidak berhasil mewakili NTT, ia tetap memiliki semangat untuk terlibat dalam kegiatan yang berkaitan dengan politik dan hukum.

Selama acara Parlemen Remaja, Hendrik berkesempatan menyaksikan langsung rapat paripurna yang dilakukan oleh anggota DPR RI. Ia menyebutkan bahwa ia mendapatkan banyak teman baru serta pengetahuan baru selama mengikuti kegiatan ini.

Perjalanan Hendrik dalam mengikuti Parlemen Remaja tidak selamanya mulus. Ia menghadapi beberapa tantangan, terutama saat ada pembahasan simulasi sidang mengenai topik energi nuklir. Topik ini baru ia dengar, sehingga ia harus berusaha menyampaikan argumen dengan baik kepada teman-teman dari seluruh Indonesia.

“Saya juga harus berhadapan dan berargumen dengan teman-teman yang sudah pernah mengikuti event OSN, OPSI maupun event nasional lainnya,” jelas Hendrik.

Hendrik juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang mendukungnya sejak awal hingga akhir. Ia berterima kasih kepada Gubernur NTT, Bapa Melki Laka Lena, yang telah menerima audiensi sebelum ia berangkat ke Jakarta. Ia juga berterima kasih kepada Ibu Wakil Wali Kota, Romo Kepsek, dan para guru yang telah membantu selama proses seleksi hingga ia bisa lolos Parlemen Remaja mewakili NTT.

Pengalaman Unik dan Pelajaran Berharga

Selama mengikuti Parlemen Remaja, Hendrik merasakan pengalaman yang sangat berbeda dari biasanya. Ia belajar tentang cara berbicara di depan umum, berdiskusi, dan berargumen dengan teman-teman dari berbagai latar belakang. Hal ini memberinya wawasan baru tentang dunia politik dan hukum.

Kegiatan ini juga memberinya kesempatan untuk bertemu dengan orang-orang penting dan berdiskusi tentang isu-isu yang sedang dibahas di DPR RI. Ia menyebutkan bahwa hal ini menjadi pengalaman yang sangat berharga dan memotivasi dirinya untuk lebih aktif dalam kegiatan sosial dan politik di masa depan.

Hendrik berharap dapat terlibat dalam kegiatan serupa di masa depan dan terus belajar tentang politik serta hukum. Ia juga berharap dapat menjadi contoh bagi teman-temannya di sekolah dan lingkungan sekitarnya.


Balqis Ufairah

Penulis yang fokus pada entrepreneurship dan pengembangan UMKM. Ia senang berkunjung ke pameran bisnis, berbincang dengan pelaku usaha, serta menulis ringkasan peluang pasar. Hobinya termasuk membuat desain sederhana. Motto: “Informasi membuka pintu kesempatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *