PAM Jaya dan Arief Nasrudin Dianugerahi Jakarta Youth Award 2025
Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, menjadi salah satu dari 10 tokoh inspiratif yang menerima penghargaan Jakarta Youth Award (JYA) 2025. Penghargaan ini diberikan oleh Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pemuda Jakarta sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata dalam memajukan kota Jakarta.
Arief mengungkapkan rasa terima kasihnya atas penghargaan tersebut. Ia menegaskan bahwa pencapaian yang diraih PAM Jaya tidak hanya berkat usahanya sendiri, tetapi juga hasil kerja sama seluruh tim di bawah kepemimpinannya.
“Sejak tahun 2023 menjadi pimpinan PAM Jaya, saya sangat terbantu dengan tim. Terima kasih atas penghargaan ini, anugerah yang diberikan tentu bukan hanya didedikasikan untuk saya secara pribadi, tapi juga diberikan kepada seluruh stakeholder, sistem yang ada di PAM Jaya. Hal ini menjadi bukti kita tidak pernah berhenti berinovasi, terus berbuat untuk masyarakat Jakarta,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Minggu (23/11/2025).
Transformasi dan Inisiatif PAM Jaya
PAM Jaya terus melakukan transformasi dalam memberikan layanan air bersih kepada warga Jakarta. Salah satu inisiatif yang diluncurkan adalah program Kartu Air Sehat, yang bertujuan untuk membantu masyarakat tidak mampu atau masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Sampai saat ini, sebanyak 500 ribu pelanggan telah menjadi penerima manfaat dari program tersebut.
Selain itu, PAM Jaya berhasil menambah 150.000 sambungan baru pada tahun 2025. Dengan penambahan tersebut, total layanan mencapai 76,19 persen atau sekitar 1.072.000 sambungan aktif.
Dividen PAM Jaya ke Pemprov DKI Jakarta
Tidak kalah penting, PAM Jaya berhasil memberikan dividen kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sebesar Rp 62,3 miliar pada tahun 2024. Ini merupakan pertama kalinya PAM Jaya dapat memberikan dividen, dan jumlahnya lebih tinggi dibandingkan BUMD lainnya.
Arief menekankan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari komitmen dan semangat kerja yang terus dipertahankan. “Kita tidak akan pernah putus untuk belajar dengan DOA, (Do Optimis Action),” tegasnya.
Penyelenggaraan Jakarta Youth Award 2025
Presidium Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pemuda Jakarta, Cecep Sulaiman, menjelaskan bahwa Arief Nasrudin diberikan penghargaan karena dinilai berhasil melakukan percepatan transformasi di PAM Jaya sejak menjabat sebagai Direktur Utama.
“Penghargaan telah diserahkan langsung di Kantor PAM Jaya, Pejompongan, Jakarta Pusat pada hari Jumat, 21 November 2025. JYA merupakan penghargaan yang kami inisiasi untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda,” ujarnya.
Cecep menyebutkan bahwa dalam penentuan penerima Jakarta Youth Award 2025, para tokoh yang dinilai memiliki tiga indikator utama: komitmen, konsistensi, dan konsekuen. Setelah melalui verifikasi selama enam bulan terakhir, mulai April hingga September 2025, akhirnya terpilih 10 tokoh yang layak menerima penghargaan tersebut.
Komite Juri dan Proses Seleksi
Proses seleksi dilakukan dengan kajian terhadap ungkapan atau statement tokoh-tokoh tersebut di media cetak maupun online. Hasil kajian ini menjadi inspirasi bagi pembaca terhadap kinerja mereka dalam bidang profesinya.
Awalnya, terdapat 43 tokoh yang diajukan, namun setelah melalui proses penyaringan, hanya 10 tokoh yang dinilai memenuhi kriteria.
Profil Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pemuda Jakarta
Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pemuda Jakarta terdiri atas sejumlah lembaga dan komunitas, antara lain:
- Jakarta Monitoring Network (JMN)
- Himpunan Masyarakat untuk Kemanusiaan dan Keadilan (Humanika Jakarta)
- Koalisi Perkotaan Jakarta (Jakarta Urban Coalition)
- Komunitas Peduli Pendidikan Jakarta (KPP Jakarta)
- Masyarakat Pemantau Olahraga Jakarta (MPOJ)
- Lembaga Pengembangan Peran Serta Masyarakat (LP2SM)
- Lembaga Pemantau Jakarta (LPJ)
- Jakarta Public Service (JPS)
- Komunitas Reyog Ponorogo (KRP)
- Pengembangan Partisipasi Masyarakat (P2M)
Seorang penulis berita yang sering meliput isu pemerintahan dan administrasi publik. Ia memiliki kebiasaan membaca analisis kebijakan, menonton diskusi publik, dan membuat catatan ringkas. Waktu luangnya ia gunakan untuk berjalan santai. Motto: “Ketegasan dalam informasi adalah bentuk pelayanan publik.”











