Kalender Desember 2025: Libur Nasional, Cuti Bersama, dan Peringatan Penting
Memasuki Bulan Desember, banyak masyarakat mulai mencari informasi mengenai kalender Desember 2025. Terutama terkait jadwal libur nasional dan cuti bersama yang diatur oleh SKB 3 Menteri. Tidak hanya itu, kalender ini juga menyertakan penanggalan Weton Jawa dan Hijriyah yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan.
Pada Bulan Desember 2025, akan ada satu kali libur nasional dan satu kali cuti bersama dalam rangka memperingati Hari Raya Natal. Selain itu, masyarakat juga akan merayakan long weekend yang berbarengan dengan libur Natal. Dengan adanya jadwal tersebut, banyak orang mulai merencanakan perjalanan atau aktivitas lainnya.
Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama
Menurut SKB 3 Menteri, berikut adalah jadwal libur nasional dan cuti bersama di Bulan Desember 2025:
- Kamis, 25 Desember 2025: Libur Natal 2025 (Kelahiran Yesus Kristus)
- Jumat, 26 Desember 2025: Cuti Natal 2025 (Cuti Kelahiran Yesus Kristus)
Selain libur nasional dan cuti bersama, masyarakat juga bisa menikmati long weekend yang terdiri dari:
- Kamis, 25 Desember 2025: Libur Natal 2025
- Jumat, 26 Desember 2025: Cuti Natal 2025
- Sabtu, 27 Desember 2025: Libur Akhir Pekan
- Minggu, 28 Desember 2025: Libur Akhir Pekan
Jika ingin liburan lebih panjang, masyarakat dapat menggunakan cuti tahunan tambahan.
Daftar Peringatan Nasional di Desember 2025
Desember 2025 juga menjadi bulan penuh peringatan penting. Berikut adalah daftar hari peringatan nasional yang terdapat dalam kalender:
- 3 Desember: Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU)
- 4 Desember: Hari Bank Nasional, Hari Artileri Nasional
- 5 Desember: Hari Armada Republik Indonesia
- 12 Desember: Hari Bhakti Transmigrasi
- 13 Desember: Hari Nusantara
- 14 Desember: Hari Sejarah Nasional
- 15 Desember: Hari Juang Kartika TNI Angkatan Darat
- 17 Desember: Hari Pantun Nasional
- 19 Desember: Hari Bela Negara
- 20 Desember: Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN)
- 22 Desember: Hari Ibu Nasional, Hari Sosial, Hari Korps Wanita Angkatan Darat (KOWAD)
- 26 Desember: Hari Peringatan Tsunami Aceh
- 30 Desember: Hari Jadi Satuan Pengamanan (Satpam)
Kalender Harian Desember 2025
Berikut adalah rincian tanggal harian di Bulan Desember 2025, termasuk penanggalan Weton Jawa dan Hijriyah:
- Senin Pahing, 10 Jumadilakir 1959 Dal/1 Desember 2025
- Selasa Pon, 11 Jumadilakir 1959 Dal/2 Desember 2025
- Rabu Wage, 12 Jumadilakir 1959 Dal/3 Desember 2025
- Kamis Kliwon, 13 Jumadilakir 1959 Dal/4 Desember 2025
- Jumat Legi, 14 Jumadilakir 1959 Dal/5 Desember 2025
- Sabtu Pahing, 15 Jumadilakir 1959 Dal/6 Desember 2025
- Minggu Pon, 16 Jumadilakir 1959 Dal/7 Desember 2025
- Senin Wage, 17 Jumadilakir 1959 Dal/8 Desember 2025
- Selasa Kliwon, 18 Jumadilakir 1959 Dal/9 Desember 2025
- Rabu Legi, 19 Jumadilakir 1959 Dal/10 Desember 2025
- Kamis Pahing, 20 Jumadilakir 1959 Dal/11 Desember 2025
- Jumat Pon, 21 Jumadilakir 1959 Dal/12 Desember 2025
- Sabtu Wage, 22 Jumadilakir 1959 Dal/13 Desember 2025
- Minggu Kliwon, 23 Jumadilakir 1959 Dal/14 Desember 2025
- Senin Legi, 24 Jumadilakir 1959 Dal/15 Desember 2025
- Selasa Pahing, 25 Jumadilakir 1959 Dal/16 Desember 2025
- Rabu Pon, 26 Jumadilakir 1959 Dal/17 Desember 2025
- Kamis Wage, 27 Jumadilakir 1959 Dal/18 Desember 2025
- Jumat Kliwon, 28 Jumadilakir 1959 Dal/19 Desember 2025
- Sabtu Legi, 29 Jumadilakir 1959 Dal/20 Desember 2025
- Minggu Pahing, 1 Rejeb 1959 Dal/21 Desember 2025
- Senin Pon, 2 Rejeb 1959 Dal/22 Desember 2025
- Selasa Wage, 3 Rejeb 1959 Dal/23 Desember 2025
- Rabu Kliwon, 4 Rejeb 1959 Dal/24 Desember 2025
- Kamis Legi, 5 Rejeb 1959 Dal/25 Desember 2025
- Jumat Pahing, 6 Rejeb 1959 Dal/26 Desember 2025
- Sabtu Pon, 7 Rejeb 1959 Dal/27 Desember 2025
- Minggu Wage, 8 Rejeb 1959 Dal/28 Desember 2025
- Senin Kliwon, 9 Rejeb 1959 Dal/29 Desember 2025
- Selasa Legi, 10 Rejeb 1959 Dal/30 Desember 2025
- Rabu Pahing, 11 Rejeb 1959 Dal/31 Desember 2025
Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."











