Seruan Ephorus HKBP untuk Menolak Bantuan Perusahaan Perusak Lingkungan
Ephorus Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), Pdt Victor Tinambunan, mengeluarkan seruan penting terkait bantuan dari perusahaan yang dianggap merusak lingkungan. Seruan ini disampaikan melalui surat yang diunggah di akun Instagram resmi HKBP @kantorpusathkbp. Dalam surat tersebut, Ephorus meminta jemaat dan masyarakat tidak berkompromi dengan perusahaan-perusahaan yang bertentangan dengan keadilan dan keutuhan ciptaan.
Seruan ini menyoroti pentingnya menjaga prinsip gereja sebagai garda terdepan dalam menyampaikan pesan kenabian. Ephorus menekankan bahwa HKBP harus tetap setia menjadi suara yang tegas melawan praktik-praktik yang merusak lingkungan dan kehidupan.
Perusahaan yang Disorot
Dalam maklumat tersebut, Ephorus secara eksplisit menyebut PT Toba Pulp Lestari (TPL) sebagai perusahaan yang diduga kuat melakukan kerusakan lingkungan. PT Toba Pulp Lestari Tbk (kode saham: INRU) adalah perusahaan industri pulp asal Indonesia yang didirikan pada 26 April 1983. Sebelumnya bernama PT Inti Indorayon Utama Tbk, perusahaan ini dimiliki oleh pengusaha Sukanto Tanoto melalui Royal Golden Eagle (RGE).
Perusahaan ini memproduksi bubur kertas (pulp) dari eukaliptus, dengan kapasitas hingga 202.000 ton per tahun. Produknya dipasarkan baik secara domestik maupun internasional. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, PT TPL dikaitkan dengan isu-isu perusakan lingkungan, terutama dengan masyarakat adat sekitar.
Oleh karena itu, ketika bencana alam terjadi, Ephorus HKBP meminta masyarakat, khususnya jemaat HKPB, untuk menolak bantuan dari perusahaan seperti PT Toba Pulp Lestari (TPL). Seruan ini juga mencakup individu, kelompok, atau perusahaan/korporasi lain yang memiliki kepentingan bertentangan dengan keadilan dan keutuhan ciptaan.

Profil Ephorus HKBP Pdt Victor Tinambunan
Pdt Dr. Victor Tinambunan saat ini menjabat sebagai Ephorus (pimpinan tertinggi) HKBP untuk periode 2024–2028. Ia lahir di Desa Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara pada 18 November 1964. Ia berasal dari keluarga sederhana dengan ayah sebagai sintua dan pegawai negeri sipil.
Pdt Victor Tinambunan menempuh pendidikan hingga SMA di Tarutung, lalu masuk Sekolah Tinggi Teologi (STT) HKBP. Ia ditahbiskan sebagai pendeta pada 26 Desember 1991 dan menikah pada 8 Januari 2000 di HKBP Sudirman, Medan. Pendeta energik ini memiliki gelar doktor teologi dari universitas terkemuka di luar negeri, fokus pada pengembangan gereja dan penguatan iman jemaat.

Terpilih Sebagai Ephorus
Pada 5 Desember 2024, Pdt Victor Tinambunan terpilih sebagai Ephorus HKBP di Sinode Godang ke-67 Seminarium Sipoholon, Tapanuli Utara, dengan 1.125 suara dari 1.762 suara sah. Ia dilantik pada 8 Desember 2024 di HKBP Pearaja Tarutung, kemudian melantik Sekretaris Jenderal, kepala departemen, Praeses, dan anggota Majelis Pekerja Sinode.
Sebagai Ephorus, ia memimpin transformasi gereja dengan tema Rapat Pendeta 2025 “Ciptaan Baru di dalam Kristus” dan isu profetik seperti lingkungan.
Karier Pelayanan Pdt Victor Tinambunan
Pdt Victor Tinambunan memiliki karier pelayanan yang sangat berwarna. Ia memulai panggilannya menjadi pelayan gereja dengan masuk ke STT HKBP Pematangsiantar pada tahun 1984 dan selesai pada tahun 1989. Ia melanjutkan program magister Teologi di Universitas Kristen Duta Wacana, Yogyakarta pada tahun 1994 hingga 1996.
Ia juga mengikuti program Master of Sacred Theology di Lutheran Seminary at Philadelphia, USA pada tahun 1996 hingga 1999. Selain itu, ia menyelesaikan Program Doctor of Theology di Trinity Theological College, Singapore sejak tahun 2006 hingga 2010.
Selama menjadi pendeta, ia menjadi Pendeta Praktek di Komisi Aturan dan Peraturan HKBP dan di HKBP Ressort Sei Agul, Medan pada tahun 1989 hingga 1991. Pada tahun 1991–1994, ia menjadi Pendeta HKBP Ressort Sihorbo, Distrik Sibolga. Selanjutnya ia menjadi dosen partimer Agama dan Etika Kristen di Universitas Kristen Indonesia (UKI) pada tahun 1998 hingga 1999. Ia juga menjadi dosen STT HKBP Pematangsiantar pada tahun 1999 hingga 2001.
Buku-Buku yang Ditulis
Selain sebagai pendeta dan dosen, Pdt Victor Tinambunan juga dikenal sebagai penulis. Ada sejumlah buku yang sudah ia tuliskan, antara lain:
- Harta Benda. Berkat Atau Beban? (bersama Dr. D.L. Baker) (Jakarta: PPA, 1992)
- Gereja dan Orang Percaya: Oleh Rahmat Menjadi Berkat di Tengah Krisis Multi Wajah (Pematangsiantar: L-SAPA STT HKBP, 2006).
- Bohal ni Parhalado dohot Ruas ni Huria (Pematangsiantar: L-SAPA STT HKBP, 2006).
- Engkel Sipature Na Sega: Barita Sorminan tu Parngoluon (Pematangsiantar: L-SAPA STT HKBP, 2008).
- Berkomunikasi dengan Hati. Kumpulan Refleksi Seputar Diri Sendiri, Motivasi dan Komunikasi, (Pematangsiantar: L-SAPA STT HKBP, 2009).
- Kiat Merawat Hubungan Sehat dengan Sahabat, Jemaat dan Masyarakat (Pematangsiantar: L-SAPA, 2010)
- Apa Yang Kamu Cari? Menentukan Pilihan Dari Keheningan dan Kejernihan, (Jakarta: BPK GM, 2019)
Biodata Ringkas Pdt. Dr. Victor Tinambunan
Nama:
Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST
Tempat & Tanggal Lahir:
Parlilitan, Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, 18 November 1964
Jabatan Saat Ini:
Ephorus HKBP periode 2024–2028
Pendidikan:
Sekolah Tinggi Teologi (STT) HKBP Pematangsiantar (1984–1989) – Ditahbiskan pendeta pada 26 Desember 1991
Magister Teologi, Universitas Kristen Duta Wacana (1994–1996)
Master of Sacred Theology, Lutheran Seminary at Philadelphia, USA (1996–1999)
Doctor of Theology, Trinity Theological College, Singapore (2006–2010)
Karier Pelayanan:
Pendeta Praktek HKBP (1989–1991)
Pendeta Ressort Sihorbo, Sibolga (1991–1994)
Dosen UKI (1998–1999)
Dosen STT HKBP Pematangsiantar (1999–2001, 2005–2006)
Ketua Jurusan Teologi STT BNKP Sundermann, Nias (2001–2005)
Dosen & Puket I STT HKBP (2010–2015)
Ketua STT HKBP (2015–2019)
Sekretaris Jenderal HKBP (2020–2024)
Ephorus HKBP:
Terpilih pada Sinode Godang ke-67, 5 Desember 2024 dengan 1.125 suara dari 1.762 suara sah
Dilantik pada 8 Desember 2024 di HKBP Pearaja Tarutung
Fokus kepemimpinan: transformasi gereja, penguatan iman jemaat, isu profetik termasuk lingkungan
Informasi Tambahan:
Menikah pada 8 Januari 2000 di HKBP Sudirman Medan
Dikenal sebagai pendeta energik, nasionalis, dan hobi membaca
Ayat emas: 1 Timotius 1:12











