Berita Terpopuler Kalimantan Barat pada 11-12 Desember 2025
Pada periode 11 hingga 12 Desember 2025, Kalimantan Barat (Kalbar) menyaksikan beberapa berita yang menarik perhatian masyarakat. Berikut adalah enam berita terpopuler yang menjadi topik utama di wilayah tersebut.
1. Dwi Yanti Jadi Sekda Kota Singkawang Perempuan Pertama dalam Sejarah
Singkawang – Pada Jumat, 12 Desember 2025, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie resmi melantik Dwi Yanti sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Singkawang. Pelantikan ini menjadi sejarah baru bagi kota setempat karena Dwi Yanti adalah perempuan pertama yang menjabat posisi tersebut. Ia menyatakan siap menjalankan tugasnya dengan sepenuh hati dan berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi kota Singkawang.
2. Stok Bahan Pokok di Pasar Singkawang Masih Aman dan Stabil

Singkawang – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026, stok bahan pokok di pasar Singkawang masih stabil. Kepala Bidang Perdagangan, Dedi Irawan, menyampaikan bahwa harga sembako tidak mengalami fluktuasi besar. Harga telur tetap stabil di kisaran 33 ribu per kilogram, sementara harga cabai rawit merah sedikit meningkat dari 80 ribu menjadi 85 ribu per kilogram. Penyebab kenaikan ini diduga berkaitan dengan faktor cuaca.
3. Pesawat Gagal Mendarat di Bandara Ketapang Akibat Cuaca Buruk

Ketapang – Hujan deras yang mengguyur wilayah Ketapang pada Kamis, 11 Desember 2025, menyebabkan pesawat Wings Air IW 1344 gagal mendarat di Bandara Rahadi Oesman Ketapang. Pilot memilih kembali ke Pontianak karena jarak pandang sangat terbatas. Bandara telah memperpanjang jam operasional hingga pukul 18.00 WIB, namun hujan lebat dan angin kencang tetap menghambat pendaratan pesawat.
4. Prajurit TNI Ajari Warga Putussibau Utara Membuat Kompos Tanaman

Kapuas Hulu – Babinsa Koramil 06 Putussibau Utara, Kopda Sri Wijayani, memberikan pelatihan kepada warga tentang cara membuat kompos tanaman. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan ketahanan pangan. Masyarakat diajarkan menggunakan bahan organik seperti daun kering, sisa sayuran, dan kotoran ternak untuk membuat media tanam yang lebih efektif.
5. Serikat Buruh Desak Pemerintah Segera Terbitkan Aturan UMP 2026

Pontianak – Ketua Koordinator Wilayah KSBSI Kalbar, Suherman, mendesak pemerintah pusat segera menerbitkan aturan penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2026. Sampai pertengahan November, peraturan turunan seperti Peraturan Pemerintah belum dirilis, sehingga proses penetapan upah di daerah tertunda. Keterlambatan ini berpotensi menyebabkan beberapa daerah menggunakan UMK 2025 sebagai acuan untuk 2026.
6. Gubernur Kalbar Buka Rakorwil BKMT, Ajak Majelis Taklim Perkuat Kerukunan Umat

Pontianak – Gubernur Kalbar, Drs. H. Ria Norsan, MM., MH, membuka Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) I Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Kalbar. Acara ini dihadiri oleh sekitar 150 peserta dari 14 kabupaten/kota se-Kalbar serta unsur Forkopimda. Gubernur menegaskan pentingnya peran BKMT dalam memperkuat kerukunan antar umat beragama melalui dakwah dan pendidikan agama.











