Pengisian Jabatan Ketua BPMS GMIM 2022-2027 Disahkan dalam Sidang Majelis Sinode Tahunan ke-38
Pemilihan pengisi jabatan Ketua Badan Pimpinan Majelis Sinode (BPMS) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) periode 2022-2027 resmi disahkan dalam Sidang Majelis Sinode Tahunan (SMST) ke-38. Proses pemilihan yang berlangsung Rabu dini hari, 17 Desember 2025, menjadi momen penting dalam sejarah GMIM. Dalam pemilihan ini, Pdt Adolf Katuuk Wenas MTh terpilih sebagai ketua baru menggantikan Pdt Dr Hein Arina.
Pemilihan dilakukan oleh 143 peserta SMST ke-38 yang berlangsung di Bukit Inspirasi, Tomohon. Pdt Adolf meraih 143 suara, lebih unggul dari calon lainnya. Berikut rincian perolehan suara:
- Pdt Adolf Katuuk Wenas MTh: 143 suara
- Pdt Djefry Saisab: 129 suara
- Pdt Richard Mengko: 7 suara
- Pdt Christian Luwuk: 1 suara
- Suara rusak: 2 suara
Proses pemilihan berlangsung secara tertutup dengan sistem satu peserta satu suara. Untuk menentukan pemenang, diperlukan mayoritas setengah tambah satu dari total peserta. Jika Adolf hanya meraih 142 suara, pemilihan akan berlangsung dua putaran. Namun, karena ia berhasil meraih 143 suara, maka ia resmi terpilih sebagai Ketua BPMS GMIM 2022-2027.
Empat Calon dan Tiga yang Tidak Bersedia Dipilih
Dalam pemilihan ini, terdapat tujuh kandidat yang diajukan sesuai dengan Tata Gereja GMIM 2021. Namun, tiga dari mereka menyatakan diri tidak bersedia dipilih. Mereka adalah:
- Pdt Evert AA Tangel MPdK (Sekretaris Umum BPMS saat ini)
- Pdt Janny Ch Rende MTh
- Pdt Joice CW Sondakh MTh
Sebagai hasilnya, hanya empat kandidat yang bertarung, yaitu:
- Pdt Adolf Katuuk Wenas MTh
- Pdt Christian Luwuk MTh
- Pdt Richard JH Mengko MTeol
- Pdt Djefry E Saisab STh
Pemilihan berlangsung dengan proses perhitungan suara yang dramatis. Suara antara Pdt Adolf dan Pdt Djefry saling mendekati hingga akhirnya Pdt Adolf memperoleh jumlah suara terbanyak.
Peran Gereja dalam Pembangunan Daerah
Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) hadir dalam SMST ke-38 GMIM. Ia didampingi Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Harry Langie serta Ketua Komisi I DPRD Sulut Bryan Waworuntu. SMST kali ini diikuti sekitar 360 peserta yang merupakan perwakilan dari seluruh wilayah pelayanan GMIM di Sulawesi Utara.
Dalam sambutannya, YSK menyampaikan apresiasi atas peran GMIM dalam masyarakat. Ia menekankan bahwa gereja memiliki peran strategis dalam menjaga iman, karakter, toleransi, dan kedamaian. “GMIM harus terus menjadi garam dan terang bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, YSK juga mengapresiasi kontribusi GMIM dalam berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, dan penanggulangan bencana. Ia berharap SMST ke-38 dapat menghasilkan keputusan yang bijaksana dan program pelayanan yang relevan dengan kebutuhan jemaat.
Ajakan untuk Memaknai Natal
Menjelang perayaan Natal, YSK mengajak seluruh jemaat GMIM untuk memaknai Natal sebagai panggilan menghadirkan kasih, damai sejahtera, dan pengharapan. Ia juga mengingatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan bencana alam di beberapa wilayah Sulawesi Utara.
“Sinergi antara pemerintah dan gereja sangat penting untuk mewujudkan Sulawesi Utara yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” pungkas YSK.











