"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"

Tidak lagi miskin, apa yang diraih Pemda Kuningan di 2025?

Kabupaten Kuningan: Dari Status Termiskin ke Daerah Berprestasi

Kabupaten Kuningan kini menjadi sorotan positif di tingkat Jawa Barat maupun nasional. Di bawah kepemimpinan Bupati H. Dian Rachmat Yanuar dan Wakil Bupati Tuti Andriani, daerah yang dikenal dengan keasrian Gunung Ciremai berhasil melakukan lompatan kuantum. Melalui visi Kuningan Melesat (Maju, Empowering, Lestari, Agamis dan Tangguh), Pemda Kuningan sukses mematahkan berbagai stigma lama dan menggantinya dengan deretan prestasi membanggakan.

Banyak pihak bertanya, apa yang berhasil dicapai di tahun 2025 hingga mampu keluar dari bayang-bayang status daerah termiskin. Jawabannya terletak pada integrasi kebijakan fiskal yang sehat, pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta transformasi digital hingga ke pelosok desa.

Pertumbuhan Ekonomi yang Fenomenal

Pencapaian paling fenomenal di tahun 2025 adalah lonjakan pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten Kuningan mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 10,42 persen (year-on-year) pada Triwulan II 2025. Angka ini merupakan yang tertinggi di seluruh Pulau Jawa. Meski mengalami sedikit penyesuaian di Triwulan III menjadi 9,11 persen, Kuningan tetap kokoh sebagai daerah dengan performa ekonomi terbaik kedua di Jawa Barat.

Keberhasilan tersebut selaras dengan penurunan angka kemiskinan yang sangat signifikan. Kuningan secara resmi memperbaiki peringkat kemiskinan di Jawa Barat. Jumlah penduduk miskin menyusut sebanyak 12.160 jiwa dibandingkan tahun sebelumnya. Kini, persentase kemiskinan berada pada level 10,74 persen atau sebuah angka terendah dalam sejarah pembangunan daerah Kuningan kontemporer.

Penyerapan Tenaga Kerja yang Mencerminkan Kesejahteraan

Pemda Kuningan tidak hanya fokus pada angka makro tetapi juga realisasi lapangan kerja. Melalui koordinasi lintas sektoral, berhasil membuka 13.358 lowongan kerja. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.481 tenaga kerja terserap secara langsung melalui berbagai skema seleksi daerah. Dampaknya nyata, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tahun 2025 turun menjadi 7,59 persen atau melampaui target penurunan dari tahun sebelumnya yang berada di angka 7,78 persen.

Pembangunan Infrastruktur yang Merata

Pembangunan infrastruktur fisik menjadi prioritas dalam satu tahun kepemimpinan Dian-Tuti. Alokasi dana sebesar Rp53 miliar dikucurkan untuk merehabilitasi 153 ruas jalan kabupaten. Tak hanya jalan utama, melalui Disperkimtan, anggaran sebesar Rp27 miliar juga dialokasikan bagi perbaikan jalan lingkungan di 250 titik desa, termasuk peningkatan sistem drainase guna mencegah banjir.

Di sisi lain, revolusi digital pun merambah wilayah pedesaan. Di tahun 2025, Pemda Kuningan berhasil menghapus hampir seluruh titik blank spot. Dari sembilan desa yang sebelumnya terisolasi sinyal, kini tinggal tersisa satu desa saja (Desa Gunungaci) yang sedang dalam tahap penyelesaian infrastruktur telekomunikasi. Langkah ini bertujuan untuk mendorong ekosistem ekonomi digital bagi pelaku UMKM di perdesaan.

Deretan Penghargaan Prestisius

Kinerja solid Pemda Kuningan mendapat pengakuan dari berbagai lembaga kredibel. Atas nama Bupati Kuningan, H. Dian Rachmat Yanuar meraih penghargaan Person of The Year 2025 dari Radar Cirebon Group, TOP Pembina BUMD 2025 pada ajang TOP BUMD Awards dan Penghargaan Kabar Cirebon Awards 2025 kategori Visionary Leader of Accelerated Economic.

Lalu, penghargaan atas nama Pemda Kuningan berupa Pinunjul Award 2025 tingkat Provinsi Jawa Barat, Penghargaan JDIH 2025, Peringkat II Penghargaan Pembangunan Daerah Jawa Barat 2025, empat penghargaan KTNA Jawa Barat 2025 pada sektor pertanian, Ketahanan Pangan Award Jawa Barat 2025, Penyelenggara PNS Berprestasi (PNSBP) terbaik tingkat provinsi serta Kabupaten Inovatif.

Kemudian prestasi ASN, Aparatur Daerah dan Desa yang meliputi, Anugerah PNS Berprestasi Provinsi Jawa Barat 2025, dengan satu ASN sebagai juara serta Pemkab Kuningan sebagai penyelenggara terbaik, Sekda Kuningan, Uu Kusmana menerima Kabar Cirebon Awards 2025 kategori Regional Education Transformation Figure, Kepala Disdukcapil Kabupaten Kuningan, Yudi Nugraha meraih penghargaan sebagai Kepala Dinas dengan capaian kinerja terbaik tingkat Provinsi Jawa Barat. Serta Desa Jagara Kecamatan Darma ditetapkan sebagai Peringkat I Lomba Desa Wisata Nusantara (LDWN) 2025 kategori Desa Maju/Mandiri.

Kesehatan Fiskal dan Pelayanan Publik

Salah satu indikator kepemimpinan yang bersih dan tangguh adalah kemampuan menyelesaikan kewajiban keuangan. Pemda Kuningan berhasil melunasi tunda bayar sebesar Rp96,7 miliar jauh lebih cepat dari jadwal yang ditentukan. Strategi yang digunakan adalah optimalisasi pemanfaatan aset daerah yang selama ini menganggur (idle assets) serta efisiensi anggaran birokrasi.

Di bidang pelayanan publik, Disdukcapil Kuningan meraih kategori “Baik” dalam penilaian Kementerian Dalam Negeri.

Menuju Kuningan Emas

Apa yang telah dicapai dalam kurun waktu kurang dari satu tahun tersebut menunjukkan Visi Kuningan Melesat bukan sebatas janji kampanye. Dengan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, pengentasan kemiskinan yang nyata dan pembangunan infrastruktur yang merata menjelma menjadi kekuatan baru di Jawa Barat. Status “Kabupaten Termiskin” kini telah berganti menjadi “Kabupaten Berprestasi dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi”.






Dian Sasmita

Penulis yang memulai karier dari blog pribadi sebelum akhirnya bergabung dengan media online. Ia menyukai dunia tulis-menulis sejak sekolah. Hobinya adalah traveling, membaca novel klasik, dan membuat jurnal harian. Setiap perjalanan dan interaksi manusia selalu menjadi bahan inspirasinya. Motto: "Setiap sudut kota punya cerita yang patut dibagikan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *