Anggota DPR Papua Tengah Dukung Program Laptop Gratis untuk Siswa
Anis Labene, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua Tengah dari Partai NasDem periode 2024-2029, merupakan wakil dari daerah pemilihan Kabupaten Puncak. Selain itu, ia juga menjabat sebagai Ketua Fraksi NasDem di DPR Papua Tengah. Dalam perannya sebagai anggota legislatif, Anis memberikan dukungan penuh terhadap berbagai kebijakan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk program pembagian laptop gratis oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah.
Program tersebut dilakukan dalam rangka memperkuat semangat belajar para siswa di wilayah tersebut. Hingga saat ini, sebanyak 200 unit laptop telah didistribusikan kepada pelajar yang terlibat dalam festival budaya pelajar di tahun 2025 lalu. Setiap kabupaten mendapatkan alokasi sebanyak 25 unit laptop. Langkah ini dinilai sangat positif oleh Anis Labene, yang menilai bahwa akses terhadap teknologi menjadi salah satu faktor penting dalam pendidikan modern.
“Program ini sangat baik dan positif. Untuk itu, saya berharap agar langkah serupa dapat ditingkatkan agar semangat belajar anak-anak kita di Papua Tengah semakin kuat,” ujarnya pada Sabtu (31/1/2026).
Meskipun mendukung penuh program tersebut, Anis juga memberi catatan penting terkait pelaksanaan. Ia menekankan pentingnya memperhatikan skala prioritas dalam pendistribusian bantuan, sehingga manfaat dari kebijakan tersebut benar-benar dirasakan oleh mereka yang paling membutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa selama kebijakan tersebut berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, pihaknya akan selalu mendukung.
Komentar Gubernur tentang Pentingnya Laptop dalam Pendidikan
Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dalam sambutannya saat prosesi pembagian laptop di Kantor Gubernur Papua Tengah, Jalan Jenderal Sudirman, Distrik Nabire, menyampaikan bahwa laptop bukan hanya sekadar hadiah, tetapi juga sebagai aset masa depan bagi anak-anak Papua Tengah. Ia mengimbau peserta festival budaya pelajar untuk menggunakan laptop dengan baik, karena di era digital saat ini, perangkat seperti ini memiliki nilai strategis yang jauh lebih besar dibandingkan telepon genggam.
“Laptop ini adalah jendela masa depan kalian. Hanya melalui pendidikan kita bisa memajukan orang Papua,” ujarnya pada Rabu (21/1/2026).
Ia juga menjelaskan bahwa pembagian laptop ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam membangun sektor pendidikan sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan saat ini. Selain itu, Pemprov Papua Tengah juga telah merealisasikan program sekolah gratis yang sudah berjalan di tingkat SMA dan SMK. Program ini akan diperluas pada tahun 2026 hingga mencakup tingkat SMP maupun SD.
Komitmen Pemerintah untuk Pendidikan Gratis
Meki Nawipa menegaskan bahwa semua jenjang pendidikan di Papua Tengah harus bisa diakses secara gratis oleh seluruh anak-anak. Ia juga meminta para siswa dan orang tua tidak ragu melapor jika masih ditemukan pungutan di sekolah. “Semua harus gratis, dan setiap anak Papua harus bisa lanjut sampai sarjana,” tegasnya.
Langkah-langkah yang dilakukan oleh Pemprov Papua Tengah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memastikan kesetaraan akses bagi seluruh masyarakat. Dengan adanya program laptop gratis dan sekolah gratis, diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi generasi muda Papua Tengah.
Seorang jurnalis online yang gemar membahas tren baru dan peristiwa cepat. Ia menyukai fotografi jalanan, nonton dokumenter, dan mendengar musik jazz sebagai relaksasi. Menulis baginya adalah cara memahami arah dunia. Motto hidupnya: "Setiap berita harus memberi manfaat, bukan sekadar informasi."











