"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"

Berita Populer Kalteng: Isu Disharmonisasi Agustiar-Edy Ancaman Kekompakkan 4 Tahun ke Depan

Penanganan Peredaran Narkoba di Seruyan oleh GDAN



Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN) terus berupaya untuk menangani isu peredaran narkoba di wilayah Seruyan. Pada Jumat, 20 Februari 2026, GDAN melaporkan dugaan keterlibatan anggota kepolisian dalam bisnis narkoba yang dilakukan oleh seorang pemuda setempat. Informasi ini berasal dari laporan yang disampaikan oleh pemuda tersebut kepada GDAN Kalteng.

Pemuda itu mengaku telah melihat dua oknum polisi sering datang ke rumahnya dan bahkan membungkus sabu untuk dijual. Hal ini membuat GDAN merasa perlu untuk segera memberitahukan hal tersebut kepada pihak berwajib, yaitu Bid Propam Polda Kalteng, agar dapat ditindaklanjuti secara lebih lanjut.

Sebelumnya, pada awal Februari 2026, GDAN menerima aduan dari pemuda tersebut yang menyebutkan bahwa ayah kandungnya terlibat dalam peredaran narkoba. Dugaan keterlibatan anggota kepolisian dalam bisnis ini semakin memperkuat kekhawatiran GDAN akan maraknya peredaran narkoba di wilayah tersebut.

Pengawasan Terhadap Tabung Gas LPG di Kotim



Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kalimantan Tengah (Disdagperin Kalteng) respon terhadap temuan 46 tabung gas LPG 3 kilogram dengan berat di bawah standar di Kotawaringin Timur (Kotim). Kepala Bidang Perlindungan Konsumen Disdagperin Kalteng, Maskur, menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan pemeriksaan di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Kotim sejak awal tahun 2026.

Selain itu, Maskur juga mengimbau kepada pangkalan untuk menimbang tabung gas yang dikirim oleh agen dari SPBE. Ia menegaskan bahwa pemeriksaan tidak hanya dilakukan di Kotim, tetapi juga di daerah lain seperti Palangka Raya, Barito Timur, dan Barito Utara.

“Untuk daerah lain selama ini terutama di SPBE Kota Palangka Raya sudah 3 kali kami cek tahun kemarin, SPBE Ampah 1 kali, SPBE Muara Teweh 2 kali,” ujar Maskur, Jumat (20/2/2026).

Kunjungan Reses Anggota DPR RI Bias Layar ke Kalteng



Anggota DPR RI Komisi XIII, Bias Layar, tiba di Kalimantan Tengah dalam rangka kunjungan reses pada Jumat (20/2/2026) siang. Ini merupakan kunjungan kerja pertamanya setelah ditetapkan sebagai anggota DPR RI dapil Kalteng menggantikan Muktahruddin dari Partai Golkar.

Kedatangan politisi Partai Golkar itu di Bandar Udara Tjilik Riwut Palangka Raya sekitar pukul 13.10 WIB disambut hangat dengan alunan musik karungut khas Dayak. Ia juga diberikan kalung bunga oleh anak beserta istri tercinta termasuk pengurus KKD Dusmala Tebama Palangka Raya.

Bias Layar tampak tersenyum lepas saat penyambutan berlangsung. Ia mengenakan pakaian santai berupa kaos putih dipadukan jaket krem dan celana jeans biru tua.

Kepemimpinan Agustiar-Edy yang Minim Disharmonisasi



Setahun kepemimpinan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo disebut minim isu-isu disharmonisasi antar dinas maupun lembaga terkait lainnya. Pengamat kebijakan publik dan akademisi dari Universitas Palangka Raya, Suprayitno, menilai bahwa keseimbangan dan keharmonisan di tingkat bawah menjadi modal baik bagi Agustiar-Edy untuk 4 tahun ke depan.

“Tidak adanya isu-isu disharmonisasi antar dinas dan lembaga terkait tentu menjadi salah satu keunggulan sejauh ini. Hal ini sebagai tanda bahwa apapun masalahnya dapat diselesaikan dengan baik tanpa harus viral terlebih dahulu,” ujar Suprayitno, Jumat (20/2/2026).

Ke depan, kata Suprayitno, Gubernur dan Wagub Kalteng mesti menjaga keselarasan antar dinas terkait agar program prioritas dapat dijalankan dengan baik.

Peluncuran Kartu Huma Betang Sejahtera



Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah resmi meluncurkan Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) dengan total anggaran mencapai Rp400 miliar. Peluncuran program bantuan sosial terintegrasi ini sekaligus menjadi bagian dari momentum satu tahun kepemimpinan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran.

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan, pemerintah menyadari program tersebut tidak akan langsung berjalan sempurna pada tahap awal pelaksanaan. “Kami sadar Kartu Huma Betang Sejahtera ini tidak mungkin bisa langsung berjalan sempurna 100 persen,” ujar Agustiar, Jumat (20/2/2026).

Karena itu, ia meminta dukungan sekaligus pengawalan dari masyarakat agar pelaksanaan program benar-benar tepat sasaran.

Target 300 Ribu Keluarga Penerima Manfaat



Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) akan menjangkau sekitar 300 ribu keluarga penerima manfaat di seluruh wilayah Kalteng. Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kalimantan Tengah Rangga Lesmana mengatakan, satu kartu diperuntukkan bagi satu keluarga.

“Total nanti itu akan menyentuh 300 ribu penerima. Jadi satu kartu, satu keluarga,” ujar Rangga, Jumat (20/2/2026). Ia menjelaskan, proses pencetakan kartu saat ini telah rampung dan tinggal tahap distribusi. Namun, sebelum dibagikan, pemerintah tetap melakukan verifikasi dan validasi lapangan guna memastikan data penerima benar-benar sesuai. Bantuan tunai dari program ini ditargetkan selesai sebelum Lebaran 2026.

Hana Zahra

Jurnalis online yang gemar mengeksplorasi pendekatan storytelling dalam berita. Ia suka menonton film, membaca novel, dan membuat catatan ide setiap hari. Menurutnya, teknik bercerita yang baik dapat membuat informasi lebih mudah dipahami. Motto: “Sampaikan fakta dengan cara yang menyentuh.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *