Komentar Viral di Media Sosial yang Mengangkat Nama Sony Sanjaya
Nama Sony Sanjaya kini menjadi sorotan publik setelah sebuah komentar yang diduga berasal dari akun Instagram miliknya viral di media sosial. Peristiwa ini terjadi setelah Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, mengunggah tangkapan layar kolom komentar yang menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG). Komentar tersebut memicu perdebatan luas dan menarik perhatian masyarakat.
Awal Mula Komentar yang Viral
Pada Rabu, 18 Februari 2026, akun Instagram @tiyoardianto_ membagikan tangkapan layar dari kolom komentar yang menyebutkan kritik terhadap pendapat Tiyo tentang MBG. Dalam tangkapan layar tersebut, akun dengan username @sonysanjayabd menulis kritik tajam terhadap penilaian Tiyo terhadap program tersebut.
Komentar tersebut juga mempertanyakan kontribusi Tiyo sebagai pihak yang melontarkan kritik. Isi komentar itu antara lain:
“BODO??? Telah memberi makan kepada 60 juta balita, ibu hamil, ibu menyusui dan peserta didi, telah menyerap lebih dari 1 juta tenaga kerja, telah menyerap hasil tani, hasil kebun, hasil budidaya ikan, hasil ternak…lah…yang orang telah menghasilkan apa?? jadine,” tulis akun dengan username @sonysanjayabd, dikutip pada Sabtu, 21 Februari 2026.
Diduga Milik Wakil Kepala BGN
Akun Instagram @sonysanjayabd tersebut diduga merupakan akun media sosial milik Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya. Dalam unggahannya, Tiyo juga menyertakan tangkap layar informasi profil akun yang diyakini mengarah pada sosok Sony Sanjaya. Dugaan ini langsung memicu perhatian luas dari publik.
Postingan Ketua BEM Universitas Gadjah Mada itu segera viral dan dibanjiri beragam komentar warganet di media sosial. Meski demikian, hingga artikel ini ditayangkan, pemilik akun yang bersangkutan belum memberikan konfirmasi maupun klarifikasi terkait komentar yang beredar.
Profil Singkat Sony Sanjaya
Irjen Pol (Purn.) Sony Sanjaya saat ini menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Operasional Pemenuhan Gizi. Dalam perannya, ia memegang posisi strategis dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tanggung jawabnya meliputi koordinasi operasional distribusi program gizi nasional, mulai dari verifikasi, pengawasan lapangan, hingga sinkronisasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Sony merupakan lulusan Akademi Kepolisian angkatan 1991. Sepanjang kariernya di kepolisian, ia pernah menduduki sejumlah jabatan penting, antara lain:
- Kapolres Majalengka
- Kapolres Bandung
- Direktur Reserse Kriminal Polda Aceh
- Pejabat di Bareskrim Polri
Sejak tahun 2025, ia dipercaya memperkuat aspek operasional BGN, khususnya dalam memastikan distribusi program pemenuhan gizi nasional berjalan tepat sasaran.
Peran di Program MBG dan SPPG
Dalam mendukung program MBG, Sony juga dikenal sebagai inisiator pelatihan 10 ribu relawan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis tetap terjaga.
Saat ini, Sony aktif mengawasi tata kelola SPPG, termasuk penerapan kebijakan wajib Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi para mitra.
Laporan Kekayaan Sony Sanjaya
Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang pernah disampaikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi, Sony Sanjaya tercatat baru satu kali melaporkan kekayaannya. Laporan tersebut disampaikan untuk periode 31 Desember 2019 saat ia menjabat Kepala Satuan Brigade Mobil Polda Sulawesi Tengah.
Total harta kekayaan yang dilaporkan mencapai Rp4.320.000.000 tanpa hutang, dengan rincian sebagai berikut:
I. Data Harta
A. Tanah dan Bangunan: Rp3.800.000.000
Tanah dan bangunan seluas 230 m²/400 m² di Jakarta Timur, hasil sendiri: Rp3.800.000.000
B. Alat Transportasi dan Mesin: Rp240.000.000
Mobil Honda CR-V tahun 2014, hasil sendiri: Rp240.000.000
C. Harta Bergerak Lainnya: Rp0
D. Surat Berharga: Rp0
E. Kas dan Setara Kas: Rp280.000.000
F. Harta Lainnya: Rp0
Sub Total Harta: Rp4.320.000.000
II. Hutang: Rp0
III. Total Harta Kekayaan (I–II): Rp4.320.000.000
Belum Ada Pembaruan LHKPN
Sony Sanjaya diduga belum menyampaikan pembaruan LHKPN terbaru, termasuk laporan khusus awal menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional. Di tengah viralnya polemik komentar media sosial ini, publik masih menunggu klarifikasi resmi dari pihak yang bersangkutan.
Jurnalis online yang gemar mengeksplorasi pendekatan storytelling dalam berita. Ia suka menonton film, membaca novel, dan membuat catatan ide setiap hari. Menurutnya, teknik bercerita yang baik dapat membuat informasi lebih mudah dipahami. Motto: “Sampaikan fakta dengan cara yang menyentuh.”











