Penjelasan Arti Kata Condemn, Condemned, dan Condemns serta Kaitannya dengan Serangan AS dan Israel ke Iran
Kata-kata seperti condemn, condemned, dan condemns kini sedang viral setelah terjadi serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Banyak orang mencari tahu arti dari kata-kata tersebut, terutama dalam bahasa Melayu Riau yang digunakan sehari-hari oleh masyarakat di wilayah tersebut.
A. Arti Kata Condemn, Condemned, dan Condemns
- Condemn (Kata Kerja)
Secara umum, condemn berarti mengecam atau mengutuk sesuatu yang dianggap salah, jahat, atau tidak layak. Dalam konteks hukum, condemn juga bisa berarti menyatakan seseorang bersalah atas suatu kejahatan.
Contoh kalimat: - The world condemns the terrorist attack. (Dunia mengecam serangan teroris tersebut.)
- The judge condemned the murderer to life imprisonment. (Hakim menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada pembunuh itu.)
-
The building was condemned because it was structurally unsound. (Bangunan itu dinyatakan tidak layak karena struktur yang tidak kokoh.)
-
Condemned (Bentuk Lampau atau Past Participle)
Condemned berarti telah dikecam atau dikutuk; telah dinyatakan bersalah; atau telah dinyatakan tidak aman atau tidak layak.
Contoh kalimat: - The actions of the dictator were widely condemned. (Tindakan diktator itu dikecam secara luas.)
- He was condemned to death for his crimes. (Dia dihukum mati atas kejahatannya.)
-
The old bridge was condemned and closed to traffic. (Jembatan tua itu dinyatakan tidak layak dan ditutup untuk lalu lintas.)
-
Condemns (Bentuk Orang Ketiga Tunggal, Present Simple)
Condemns digunakan ketika subjeknya adalah orang ketiga tunggal (dia, ia, itu) dan melakukan tindakan mengecam, mengutuk, atau menyatakan bersalah.
Contoh kalimat: - The president condemns the violence. (Presiden mengecam kekerasan tersebut.)
- She condemns all forms of discrimination. (Dia mengecam semua bentuk diskriminasi.)
- The report condemns the company’s unethical practices. (Laporan itu mengecam praktik tidak etis perusahaan tersebut.)
Kesimpulan:
– Condemn berarti mengecam, mengutuk, atau menyatakan bersalah.
– Condemned berarti telah dikecam, dikutuk, atau dinyatakan bersalah.
– Condemns berarti mengecam, mengutuk, atau menyatakan bersalah, digunakan untuk subjek orang ketiga tunggal.
B. Kaitan Kata Condemn, Condemned, dan Condemns dengan Serangan AS dan Israel ke Iran
Ketiga kata ini sering digunakan untuk menggambarkan reaksi terhadap serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran:
-
Condemn (Mengecam): Negara-negara lain, organisasi internasional, atau tokoh publik mungkin mengecam serangan AS dan Israel ke Iran. Ini berarti mereka secara terbuka menyatakan ketidaksetujuan terhadap tindakan tersebut.
Contoh: Many countries condemn the US and Israeli strikes on Iran, calling for de-escalation and diplomatic solutions. -
Condemned (Dikecam): Serangan AS dan Israel ke Iran bisa dikecam oleh komunitas internasional. Ini berarti tindakan tersebut menerima kecaman luas dari berbagai pihak.
Contoh: The attacks on Iran were widely condemned by international organizations and human rights groups. -
Condemns (Mengecam): Sebuah organisasi atau negara tertentu mungkin mengecam serangan tersebut. Ini menunjukkan tindakan kecaman spesifik dari entitas tersebut.
Contoh: The United Nations condemns the attacks on Iranian soil, urging all parties to exercise restraint.
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa banyak pihak melihat tindakan tersebut sebagai pelanggaran hukum internasional, tindakan agresi, atau tindakan yang tidak dapat dibenarkan.
C. Arti Condemn, Condemned, dan Condemns dalam Bahasa Melayu Riau
Berikut penjelasan arti dari kata-kata tersebut dalam Bahasa Melayu Riau:
- Condemn (Mengecam/Mengutuk)
Bahasa Melayu Riau: Mengutuk, Mencela, Menyalahkan
Contoh kalimat: - Dunia mengutuk serangan tu. (Dunia mengecam serangan itu.)
- Kito mencela perbuatan dio tu. (Kita mengecam perbuatan dia itu.)
-
Sayo menyalahkan tindakan kekerasan tu. (Saya mengecam tindakan kekerasan itu.)
-
Condemned (Dikecam/Dikutuk)
Bahasa Melayu Riau: Dikukut, Dicela, Disalahkan
Contoh kalimat: - Perbuatan rasuah dikutuk oleh masyarakat. (Perbuatan korupsi dikecam oleh masyarakat.)
- Dio dicela karano datang lambat. (Dia dikecam karena datang terlambat.)
-
Tindakan dio disalahkan oleh semua urang. (Tindakan dia disalahkan oleh semua orang.)
-
Condemns (Mengecam/Mengutuk – untuk orang ketiga tunggal)
Bahasa Melayu Riau: Mengutuk (untuk dio/ia/die), Mencela (untuk dio/ia/die), Menyalahkan (untuk dio/ia/die)
Contoh kalimat: - Presiden mengutuk serangan tu. (Presiden mengecam serangan itu.)
- Dio mencela sikap yang tidak adil. (Dia mengecam sikap yang tidak adil.)
- Ia menyalahkan semua bentuk kekerasan. (Dia mengecam semua bentuk kekerasan.)
Perbedaan Penggunaan:
1. Mengutuk/Mencela/Menyalahkan digunakan untuk tindakan mengecam yang sedang berlangsung.
2. Dikukut/Dicela/Disalahkan digunakan untuk menyatakan bahwa sesuatu sudah dikecam atau dikutuk.
3. Dalam Bahasa Melayu Riau, bentuk kata kerja tidak berubah banyak tergantung pada subjeknya, meskipun dalam Bahasa Inggris ada perbedaan antara condemn dan condemns.
Seorang penulis berita yang sering meliput isu pemerintahan dan administrasi publik. Ia memiliki kebiasaan membaca analisis kebijakan, menonton diskusi publik, dan membuat catatan ringkas. Waktu luangnya ia gunakan untuk berjalan santai. Motto: “Ketegasan dalam informasi adalah bentuk pelayanan publik.”











