Klarifikasi Abu Janda Terkait Video Viral dalam Diskusi Rakyat Bersuara
Pegiat media sosial Permadi Arya atau yang dikenal sebagai Abu Janda memberikan penjelasan terkait video viral yang menampilkan perdebatan panas dalam program Rakyat Bersuara. Acara tersebut dipandu oleh jurnalis Aiman Witjaksono dan tayang di iNews. Cuplikan dari acara ini ramai beredar di media sosial, memicu berbagai reaksi warganet.
Abu Janda menyatakan bahwa video yang viral tidak menampilkan seluruh kejadian dalam diskusi tersebut. Ia mengklaim bahwa video hanya menampilkan bagian awal ketika ia dikeluarkan dari studio, padahal setelahnya mereka kembali duduk dan moderator mempersilakannya untuk berbicara lagi.
Berikut empat pengakuan Abu Janda terkait perdebatan panas yang terjadi dalam acara tersebut:
1. Klaim Hoaks Soal “Utang Indonesia kepada Palestina”
Setelah situasi di studio kembali kondusif, Abu Janda melanjutkan penjelasan terkait isu yang menjadi perdebatan dalam diskusi tersebut. Ia ingin meluruskan informasi yang menurutnya keliru mengenai klaim bahwa Indonesia memiliki utang kepada Palestina.
“Saya lanjut meluruskan HOAX ‘Indonesia berhutang pada palestina’, itu HOAX karena saat Indonesia merdeka TIDAK ADA negara palestina, ini FAKTA,” tulisnya.
Dalam sesi yang sama, ia juga terlibat perdebatan dengan peserta diskusi lain, Muhammad Husein, yang menyampaikan pandangan mengenai konflik Israel–Palestina.
“Di akhir video juga ada debat saya dengan M Husein soal OPINI ‘Israel jajah Palestina’. Fakta tidak peduli sama perasaanmu,” ujarnya.
2. Alasan Abu Janda Berteriak Saat Debat
Abu Janda menjelaskan alasan dirinya sempat meninggikan suara saat perdebatan berlangsung. Menurutnya, hal tersebut merupakan respons terhadap sejumlah pernyataan yang ia nilai tidak masuk akal dalam forum diskusi tersebut.
Salah satu yang disorotnya adalah pernyataan mantan Duta Besar RI untuk Tunisia periode 2017–2021, Ikrar Nusa Bhakti.
“Ketika si profesor bilang jangan pikir Amerika itu negara yang baik, itu jelas konyol karena tentu saja tidak ada negara yang baik. Itu sangat subjektif tergantung suka atau tidak suka,” ujar Abu Janda.
3. Tanggapi Pernyataan Feri Amsari
Dalam debat tersebut, Abu Janda juga menanggapi pandangan pakar hukum tata negara Feri Amsari yang menyebut Indonesia memiliki utang kepada Palestina. Menurutnya, pernyataan tersebut tidak logis karena negara Palestina belum terbentuk ketika Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada 1945.
Ia menilai argumen tersebut berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
4. Abu Janda Akui Sengaja Membuat Keributan
Abu Janda bahkan mengakui bahwa dirinya sengaja membuat keributan selama debat berlangsung. Ia menyebut langkah tersebut dilakukan untuk menghentikan pembahasan yang menurutnya tidak tepat.
“Daripada orang-orang jadi tambah bodoh mendengar mereka berdua, saya hentikan dengan membuat keributan,” kata dia.
Ia juga mengklaim strategi tersebut berhasil mengalihkan perhatian publik dari pernyataan yang diperdebatkan.
“Sekarang tidak ada yang ingat apa yang mereka katakan, cuma ingat bagian saya teriak-teriak saja. Sukses,” ujarnya.
Kronologi Video Viral Abu Janda Diusir
Sebelumnya, diskusi dalam program Rakyat Bersuara pada Selasa (10/3/2026) menjadi sorotan publik setelah terjadi perdebatan panas di studio. Dalam forum tersebut, Abu Janda terlibat adu argumen dengan sejumlah narasumber, termasuk Feri Amsari dan Ikrar Nusa Bhakti.
Perdebatan awalnya membahas peran Amerika Serikat dalam proses pengakuan kedaulatan Indonesia dari Belanda pada 1949.
“Tahun 1949 Belanda mudik karena ditekan Amerika. Amerika mengancam akan menghentikan bantuan jika Belanda tetap menjajah Indonesia,” ujar Abu Janda.
Ia juga menyebut Amerika Serikat berperan dalam mendorong Belanda mengikuti Konferensi Meja Bundar serta mengeluarkan resolusi di Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Namun pandangan tersebut ditanggapi oleh Ikrar Nusa Bhakti yang menilai dukungan Amerika Serikat tidak sepenuhnya didasari solidaritas, melainkan kepentingan geopolitik pada masa Perang Dingin.
Ketegangan meningkat ketika perdebatan melebar ke isu hubungan Indonesia dengan Palestina. Melihat diskusi semakin memanas dan penggunaan kata-kata yang dinilai tidak pantas, Aiman Witjaksono sebagai moderator akhirnya menghentikan situasi tersebut.
“Jika Anda tidak bisa tertib, keluar! Keluar!” tegas Aiman kepada Abu Janda.
Momen itu kemudian viral di berbagai platform media sosial.
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”











