"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"
Hukum  

Kekayaan Wira Arizona Naik Rp300 Juta Tahunan, 4 Tahun Jadi Jaksa

Profil Lengkap Wira Arizona, Jaksa Muda yang Menjadi Sorotan

Wira Arizona adalah seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Kejaksaan Negeri Karo, Sumatera Utara. Ia dikenal sebagai sosok muda yang memiliki latar belakang pendidikan hukum dan kiprah profesional yang cukup menonjol. Meski baru berusia 30 tahun, ia telah menjabat sebagai jaksa selama empat tahun dan terlibat dalam penanganan puluhan kasus di wilayah tersebut.

Biodata Lengkap Wira Arizona

  • Nama Lengkap: Wira Arizona, S.H.
  • Tempat/Tanggal Lahir: 31 Mei 1995
  • Profesi: Jaksa Penuntut Umum (JPU) – Kejaksaan Negeri Karo
  • Pendidikan: Lulusan Pendidikan Pembentukan Jaksa Angkatan 79 Gelombang 2 (2022), kemudian dilantik sebagai Ajun Jaksa Madya.
  • Usia: 30 tahun (per April 2026)

Latar Belakang Pendidikan

Wira Arizona menempuh pendidikan hukum di Universitas Sumatera Utara (USU). Ia meraih gelar Sarjana Hukum pada 2016 dengan skripsi bertema: “Tinjauan Yuridis Terhadap Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah di Bidang Perizinan Kaitannya dengan Penggalian C.” Setelah itu, ia melanjutkan studi magister di kampus yang sama dan lulus pada 2019 dengan tesis berjudul: “Analisis Yuridis Kekuatan Hukum Pengajuan Permohonan Renvoi Prosedur oleh Kreditor yang Didasarkan Kepada Audit Internal Perusahaan Kreditor (Studi Putusan Mahkamah Agung No. 617.K/PDT.SUS.PAILIT/2018).”

Awal Karier sebagai Jaksa

Setelah menyelesaikan Pendidikan Pembentukan Jaksa Angkatan 79 Gelombang 2 pada tahun 2022, Wira dilantik sebagai Ajun Jaksa Madya. Penugasan pertamanya di Kejari Aceh Jaya tidak memberinya banyak kesempatan untuk menangani perkara di pengadilan. Namun, kepindahannya ke Kejari Karo pada 2023 menjadi titik balik kariernya.

Menangani Perkara Pidana Umum

Kasus pertama yang ditangani Wira di Kejari Karo adalah perkara narkotika dengan terdakwa Yabes Gulo pada Mei 2023. Sejak itu, ia tercatat menangani 18 perkara pidana umum, mulai dari narkotika, perlindungan anak, pencurian, perjudian, penggelapan, hingga perpajakan.

Fokus pada Tindak Pidana Korupsi

Yang paling menonjol dari kiprahnya selama di Kejari Karo adalah penanganan kasus korupsi. Sejak Mei 2024 hingga Maret 2026, Wira sudah menangani 16 perkara Tipikor di Pengadilan Tipikor PN Medan, di antaranya:

  • Korupsi proyek video profil dan website desa.
  • Korupsi penyaluran pupuk.
  • Dugaan korupsi pejabat di PDAM Tirta Malem Kabupaten Karo.
  • Dugaan korupsi Kusnadi, S.Hut, Kepala Balai Pengelolaan Hutan Lestari (BPHL) Wilayah II, terkait izin penebangan hutan Siosar pada 2022–2024.

Laporan Harta Kekayaan

Transparansi juga terlihat dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2024 yang dilaporkan Wira. Ia tercatat memiliki kekayaan senilai Rp2,016 miliar, terdiri dari:

  • Tanah dan bangunan di Tapanuli Selatan senilai Rp1 miliar.
  • Tanah hasil sendiri di Kabupaten Batubara senilai Rp182 juta.
  • Mobil Pajero hibah tahun 2022 senilai Rp590 juta.
  • Harta bergerak lainnya Rp150 juta.
  • Kas dan setara kas Rp94 juta.

Kontroversi dan Penanganan Internal

Peran Wira Arizona sebagai JPU dalam perkara videografer Amsal Sitepu memicu kontroversi. Tuntutan yang diajukan dianggap kontroversial karena menyebut biaya editing video seharusnya Rp 0. Pernyataan ini memicu perdebatan luas di kalangan masyarakat kreatif dan DPR RI.

Bersama enam jaksa lain dari Kejari Karo, ia diperiksa oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara terkait penanganan perkara Amsal Sitepu tersebut.

Desakan untuk Pembinaan Ulang

Dalam rapat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (2/4/2026), Anggota Komisi III DPR RI Hinca tanpa ragu meminta agar sejumlah jaksa di Kejari Karo dicopot dari jabatan. Ia menyebut perlunya pembinaan ulang bagi para jaksa yang terlibat.

“Tetapi secara profesional, enggak bisa kita hentikan begitu saja ini. Kalau bahasa kita copot dulu, sekolahkan lagi, belajar lagi supaya semuanya baik,” ucapnya.

Dengan usianya yang baru menginjak 30 tahun, Wira Arizona, sebagai JPU yang menangani kasus Amsal Sitepu, disarankan agar disekolahkan lagi.

Amirah Rahimah

Reporter berita perkotaan yang gemar berkeliling kota untuk mencari cerita. Ia menikmati fotografi gedung, membaca artikel arsitektur, dan menyusun catatan kecil tentang perubahan kota. Hobi lainnya adalah menikmati kopi di kedai lokal. Motto: “Kota bicara melalui cerita warganya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *