Penangkapan Bupati Tulungagung dalam OTT oleh KPK
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menangkap Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat malam. Penangkapan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penegakan hukum terhadap dugaan tindak pidana korupsi. Namun, hingga saat ini, KPK belum memberikan informasi lengkap mengenai konstruksi perkara, pihak-pihak lain yang turut diamankan, maupun barang bukti yang disita.
Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu selama 1×24 jam untuk melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang ditangkap sebelum menentukan status hukum mereka. Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan adanya penindakan di wilayah Tulungagung dan menyatakan bahwa kegiatan OTT tersebut sedang dalam proses penanganan.
Profil Bupati Gatut Sunu Wibowo
Gatut Sunu Wibowo lahir pada 17 Desember 1967 di Tulungagung, Jawa Timur. Ia dilantik menjadi Bupati Tulungagung pada 20 Februari 2025 setelah memenangkan Pilkada Tulungagung 2024. Dalam kontestasi pemilihan kepala daerah tersebut, ia berpasangan dengan politikus Partai Gerindra, Ahmad Baharudin. Sebelum terjun ke dunia politik, Gatut dikenal sebagai pengusaha toko bangunan dengan jaringan usaha yang luas di wilayah Trenggalek dan Tulungagung.
Selain itu, ia juga aktif dalam berbagai organisasi sosial dan politik. Salah satu organisasi yang ia ikuti adalah GP Ansor Tulungagung sejak tahun 2004 hingga kini.
Kiprah Politik Gatut Sunu Wibowo
Karier politik Gatut Sunu Wibowo dimulai ketika ia bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada 1 November 2021. Ia kemudian menjabat sebagai Wakil Bupati Tulungagung periode 2021–2023, mendampingi Bupati Maryoto Birowo. Pada Pilkada 2024, ia memutuskan untuk bergabung dengan Partai Gerindra dan maju sebagai calon Bupati bersama Ahmad Baharudin.
Dalam Pilkada 2024, Gatut Sunu Wibowo berhasil meraih 297.882 suara atau 50,72 persen dari total suara sah. Setelah kemenangannya, ia dilantik menjadi Bupati Tulungagung periode 2025–2030 oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025.
Riwayat Pendidikan
Gatut Sunu Wibowo memiliki latar belakang pendidikan yang cukup baik. Berikut riwayat pendidikannya:
- SDN 1 Gandong, Bandung Tulungagung – lulus tahun 1982
- SMP Negeri 1 Bandung, Tulungagung – lulus tahun 1985
- SMAK Santo Thomas Aquino, Kedungwaru, Tulungagung – lulus tahun 1988
- Universitas Merdeka Malang – meraih gelar Sarjana Ekonomi tahun 1992
- UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung – meraih gelar Magister Ekonomi (ME) tahun 2023
Harta Kekayaan Gatut Sunu Wibowo
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) 2022, Gatut Sunu Wibowo memiliki total kekayaan sekitar Rp 17,8 miliar. Berikut rinciannya:
- A. TANAH DAN BANGUNAN
- Tanah dan Bangunan Seluas 346 m2/150 m2 di TULUNGAGUNG, HASIL SENDIRI Rp 205.950.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 180 m2/150 m2 di SURABAYA, HASIL SENDIRI Rp 1.800.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 144 m2/120 m2 di TULUNGAGUNG, HASIL SENDIRI Rp 333.330.000
- Tanah Seluas 3045 m2 di TULUNGAGUNG, HASIL SENDIRI Rp 1.812.500.000
- Tanah Seluas 2494 m2 di TANAH LAUT, HASIL SENDIRI Rp 1.187.619.000











