"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"
Hukum  

Pengantin Wanita Dihukum Ganti Rp133 Juta Karena Kabur H-1 Akad untuk Penjual Batagor Mantan

Peristiwa Pengantin Wanita Kabur H-1 Akad Nikah di Kendal

Sebuah peristiwa yang mengejutkan terjadi di Desa Pucuksari, Kecamatan Weleri, Kendal, Jawa Tengah. Seorang calon pengantin wanita berinisial V tiba-tiba menghilang menjelang hari akad nikahnya. Kejadian ini menjadi sorotan publik dan viral di media sosial, khususnya di TikTok.

Kronologi Pengantin Wanita Menghilang

Peristiwa ini pertama kali muncul dari unggahan akun TikTok Kentos CB Audio pada Kamis, 6 November 2025. Akun tersebut merupakan milik kru vendor sound system yang bertugas memasang perlengkapan untuk pernikahan V. Dari sini, rangkaian kejadian sebelum hari akad mulai terungkap.

Menurut keterangan kru tersebut, dekorasi pernikahan sudah rampung sejak pukul 16.00 WIB. Namun, beberapa jam kemudian, V tiba-tiba meminta agar warna bunga dekorasi diganti. Permintaan mendadak ini membuat tim dekorasi harus membongkar ulang hasil kerja mereka dan menggantinya hingga selesai pada pukul 21.00 WIB.

Selama proses pergantian dekorasi, V terlihat gelisah dan tidak bisa tenang. Menjelang tengah malam, sekitar pukul 00.00 hingga 01.00 WIB, V disebut mondar-mandir sambil membawa tas selempang dan ponsel. Ia beberapa kali memeriksa dekorasi, lalu keluar rumah. Sampai pagi hari, V tidak kembali.

Kondisi ini membuat keluarga serta para pekerja yang berada di lokasi kebingungan dan panik karena akad dijadwalkan berlangsung beberapa jam kemudian.

Isu Terkait Mantan Kekasih

Setelah unggahan kronologi ini menyebar, berkembang isu baru yang mengaitkan hilangnya V dengan sosok pria berinisial H, yang disebut sebagai mantan kekasih V. H diketahui bekerja sebagai penjual batagor di depan dealer tempat V bekerja.

Namun, kebenaran isu tersebut belum dapat dipastikan. Meski begitu, nama H terlanjur ramai dibicarakan publik hingga akhirnya pihak tempat ia bekerja merasa perlu memberikan klarifikasi resmi.

Melalui akun TikTok Batagor Somay Bandung, istri pemilik usaha tersebut menyampaikan bahwa pihaknya tidak mengetahui urusan pribadi H dan tidak terlibat dalam isu yang beredar. Ia menegaskan tuduhan yang menyeret nama karyawannya belum terbukti.

Dalam pernyataannya, ia meminta masyarakat berhenti menghubungkan usaha batagor tersebut dengan kasus yang masih belum jelas duduk perkaranya. Ia juga berharap agar publik tidak berspekulasi dan tidak menyudutkan pihak mana pun tanpa fakta yang pasti.

Calon Suami Tuntut Ganti Rugi Rp133 Juta

Di sisi lain, perkembangan kasus semakin melebar setelah pihak keluarga laki-laki, yang berasal dari Banyumas, menggelar mediasi dengan keluarga V. Informasi mengenai hasil mediasi ini beredar dari sebuah akun Instagram yang mengikuti perkembangan kasus tersebut.

Dalam mediasi tersebut, ada dua poin yang dibahas dan disepakati bersama: pertama, hubungan antara kedua calon pengantin resmi dinyatakan berakhir. Kedua, keluarga V diminta memberikan pertanggungjawaban atas biaya pernikahan yang sudah dikeluarkan keluarga laki-laki.

Nilai biaya yang harus diganti disebut mencapai Rp133 juta dengan tenggat waktu empat bulan. Nominal tersebut diduga meliputi biaya dekorasi, konsumsi, dokumentasi, serta persiapan lain yang telah dilakukan menjelang hari akad.

Masih Ada Banyak Pertanyaan

Kasus ini masih menyisakan banyak tanda tanya, sementara publik terus memantau perkembangan berikutnya. Bagaimana kejadian ini akan berakhir dan apakah ada pihak lain yang terlibat, tetap menjadi pertanyaan besar yang belum terjawab.

Faridah Hasna

Reporter berita yang mengulas peristiwa cepat dan trending topic. Ia gemar memantau media sosial, mencoba aplikasi baru, dan membuat konten singkat. Waktu senggangnya dihabiskan dengan mendengarkan podcast opini. Motto: “Kecepatan harus sejalan dengan ketepatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *