Peristiwa Pelecehan yang Mengguncang Komunitas Fashion
Mohan Hazian, mantan CEO brand lokal Thanksinsomnia, akhirnya mengakui perbuatan tak pantas yang dilakukannya dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Ia juga resmi mundur dari semua jabatan di perusahaan tersebut. Pengakuan ini menjadi langkah penting setelah banyak korban mulai berani membuka suara tentang pengalaman buruk mereka.
Korban @aarummanis menyebut bahwa Mohan telah meminta maaf secara pribadi, tetapi belum menyampaikan permintaan maaf kepada korban lainnya. Saat ini, korban sedang berkonsultasi hukum untuk menyiapkan tuntutan terhadap Mohan dan brand miliknya. Dampak dari kasus ini sangat besar, termasuk dikeluarkannya Mohan dari komunitas, penarikan karya, dan penghapusan kolaborasi.
Kronologi Pelecehan dan Chat Tak Pantas
Pemilik akun X @aarummanis sebelumnya mengaku telah dilecehkan oleh Mohan Hazian. Setelah pengakuan itu viral, para korban lain mulai memberi suara. Salah satunya adalah model asal Malaysia bernama UI, yang menceritakan chat tak senonoh yang diterimanya dari Mohan.
UI mengungkap percakapan antara dirinya dan Mohan pada 2024 saat membahas proyek pemotretan. Namun, obrolan profesional berubah janggal ketika Mohan mengajaknya minum hanya berdua. Meski UI menolak dan merasa tidak nyaman, Mohan tetap melanjutkan aksinya. Akhirnya, UI memutuskan mundur dari proyek tersebut dan membagikan cerita ini ke media sosial.
Permintaan Maaf dan Pengakuan Kesalahan
Setelah chat tersebut viral, Mohan Hazian menyampaikan permohonan maaf melalui Instagram. Ia mengakui telah melakukan perbuatan tak sewajarnya terhadap model atau talent dari brand miliknya. “Perbuatan tersebut merupakan kesalahan yang tidak dapat dibenarkan dalam keadaan apa pun,” tulis Mohan.
Ia juga menyatakan penyesalan mendalam dan menegaskan bahwa tindakannya melanggar batas antara profesional dan ranah pribadi. Sebagai bentuk pertanggungjawaban, Mohan secara resmi menyatakan pengunduran diri dari seluruh jabatan dan keterlibatan publik di Thanksinsomnia.
Respons dari Korban dan Konsultasi Hukum
Akun @aarummanis memberikan klarifikasi bahwa Mohan sudah menghubungi via WhatsApp dan meminta maaf secara pribadi. Namun, ia belum meminta maaf kepada korban lain. Saat ini, korban masih membutuhkan waktu untuk berkonsultasi hukum dalam menyusun tuntutannya.
Kronologi pelecehan @aarummanis juga viral. Pemilik akun tersebut bercerita bahwa dirinya menerima pekerjaan sebagai talenta untuk sebuah merek lokal ternama pada Mei 2025. Selama sesi pemotretan, semuanya berjalan lancar. Namun, situasi berubah setelah sesi selesai. Saa dibawa kembali ke area pemotretan dan ditinggalkan berdua dengan pelaku.
Dalam unggahannya, Saa menjelaskan bagaimana Mohan melakukan tindakan tidak senonoh meskipun korban menolak keras. Ia merasa terancam dan sempat bersikap kooperatif demi menyelamatkan diri. “Saya pada saat itu 90 persen yakin saya akan diperkosa,” akui Saa.
Isi Chat Mesum dan Reaksi Istri Mohan
Chat mesum antara UI dan Mohan juga viral. UI mengungkap pesan-pesan yang dianggap tidak pantas dari Mohan. Ia merasa tidak nyaman dan memutuskan mundur dari proyek tersebut. Mohan meminta maaf dan mengaku mabuk saat mengirim pesan tersebut. Namun, alasan ini justru membuat UI semakin geram.
Reaksi istri Mohan, Alya Putri, juga mengejutkan. Ia menulis, “Youre a good woman (Kamu wanita baik).” Respons ini memicu netizen mempertanyakan sikapnya yang dinilai terlalu santai di tengah banyaknya pengakuan korban.
Cerita Kelam Masa Lalu Mohan
Mohan mengakui bahwa dirinya pernah khilaf dalam hubungan dengan perempuan lain. Meski ia membantah melakukan pelecehan seksual terhadap @aarummanis, kekhilafan itu berdampak besar pada keluarganya. Ia menyatakan kesiapan menerima konsekuensi atas perbuatannya dan berharap pengalaman pahit tersebut dapat membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih baik.
Beberapa konsekuensi telah ia rasakan, seperti dikeluarkan dari komunitas Thanksinsomnia, penarikan buku karyanya, dan penghapusan konten kolaborasinya. Semua dampak ini menjadi bagian dari tanggung jawab yang harus ia terima.
Korban Terus Bertambah
Hingga saat ini, korban-korban dari Mohan Hazian terus bertambah. Tidak hanya dari Indonesia, ada model dari Malaysia juga yang sudah menyampaikan pengalaman buruk mereka. Selain itu, ada pula model berusia 17 tahun yang mengaku pernah mendapatkan perlakuan serupa dari Mohan.











