Model Malaysia UI Mengungkap Chat yang Dinilai Tidak Pantas dengan Mohan Hazian
Seorang model asal Malaysia, yang dikenal dengan inisial UI, baru-baru ini membuka suara mengenai percakapan pribadi dengan Mohan Hazian yang dinilai tidak profesional. Kejadian ini terjadi pada 2024 saat keduanya sedang berdiskusi mengenai proyek pemotretan brand milik Mohan. Namun, percakapan yang awalnya terlihat biasa justru berubah menjadi tidak nyaman setelah Mohan melontarkan ajakan yang dianggap tidak pantas.
UI mengungkapkan bahwa Mohan mulai mengajaknya untuk minum bersama dan bahkan menyebutkan rencana sewa kamar untuk istirahat. Hal ini membuat UI merasa tidak nyaman sehingga langsung menegur Mohan dan memutuskan mundur dari proyek tersebut. Dalam pesannya, UI menyampaikan kekesalannya karena Mohan mengaku mabuk saat mengirim pesan-pesan tersebut.
“Halo Mohan, ada sesuatu yang ingin saya bicarakan denganmu. Saya merasa tidak nyaman ketika kamu mengajak saya minum hanya berdua saja, juga menggunakan mode menghilang di IG untuk bertanya apakah perlu membuka kamar untuk beristirahat. Saya di sini untuk memberi tahu bahwa hal ini sangat tidak pantas dan sama sekali tidak profesional,” ujar UI dalam chat-nya.
Mohan kemudian meminta maaf dan mengaku mabuk saat mengirim pesan-pesan tersebut. Ia juga menyatakan akan membayar biaya pemotretan dan menegaskan bahwa foto-foto tidak akan diposting. Namun, alasan mabuk justru membuat UI semakin kesal.
“Kenapa kamu minta maaf di awal? Mabuk itu bukan alasan untuk melakukan hal seperti itu ke perempuan ya. Dan juga mabuk tujuannya buat menghapus (chat sebelumnya) sehingga chat-nya gak ada rekam jejaknya? Lupain soal pembayaran, aku mundur dari pemotretan dan tidak ingin wajahku ada di (brand Mohan),” balas UI.
Respons Istri Mohan Menimbulkan Kontroversi
Setelah UI memposting kejadian ini, respons dari istri Mohan, Alya Putri, justru mengejutkan. Ia hanya menulis singkat “Youre a good woman (Kamu wanita baik).” Ucapan tersebut justru membuat netizen mempertanyakan sikap Alya yang dinilai terlalu santai di tengah banyaknya pengakuan korban.
Dokter Tirta Mengungkap Bukti Chat Lain
Dokter Tirta, seorang dokter sekaligus influencer kesehatan, turut menyampaikan informasi terkait dugaan pelecehan seksual yang menyeret nama Mohan Hazian. Ia mengungkapkan adanya bukti chat yang berada di tangan sosok yang mengaku mewakili sebuah brand. Sosok tersebut, yang dikenal dengan inisial GBN, sempat menghubungi pihak korban dan meminta maaf atas kejadian pelecehan yang dialami.
“Info A1. Bukti chat di tangan salah satu sosok yang mengaku mewakili brand T. Atas nama ‘GBN’ reach out korban dan terang-terangan meminta maaf atas kejadian pelecehan yang dialami korban,” tulis Dokter Tirta lewat akun X (dulu Twitter).
Ia menilai bahwa informasi ini kontradiktif dengan klarifikasi Mohan Hazian sebelumnya, yang menyebut insiden itu sebagai “khilaf” tanpa mengakui adanya unsur pelecehan. Ia juga menegaskan bahwa bukti chat tersebut tidak boleh dibagikan ke media sosial. Kendati demikian, ia menilai keberadaan chat itu menjadi pertanda kuat bahwa pihak brand mulai menerima tekanan serius dari publik.
Soroti Circle Mohan
Dokter Tirta juga menyampaikan kritik terhadap lingkaran pertemanan Mohan yang dinilai cenderung membawa-bawa kasus lama, termasuk kasus Gofar Hilman. Ia menyebut bahwa mereka seolah bersikap netral dengan alasan kasus tersebut. Menurutnya, dalam situasi seperti ini, seharusnya para anggota circle lebih mendukung korban daripada mencoba menutupi atau mengabaikan isu tersebut.
“Intinya circle Mohan bawa-bawa kasus Gofar sebagai alasan mereka netral. Sudah saya jelaskan, dalam situasi begini harusnya stay with victim dulu. Tapi ya tetap ngeyel,” tulis Dokter Tirta lewat akun X.
Ia menilai bahwa lingkaran pergaulan Mohan terdiri dari sebagian besar owner brand lokal dan influencer di skena fashion. Hal ini menunjukkan bahwa sejumlah pihak di lingkaran tersebut bisa jadi menjadi enabler atas tindakan yang dilakukan oleh Mohan.
Pengakuan Mohan Hazian
Mohan Hazian, yang terseret dugaan pelecehan terhadap seorang perempuan bernama Saa pemilik akun @aarummanis, kini telah dipecat sebagai CEO Thanksinsomnia. Brand ini dikenal dengan desain kontemporer, gaya hidup skate dan hip-hop, serta kolaborasi yang sering dilakukan.
Melalui sebuah pernyataan tertulis di Instagram, Mohan menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi di media sosial. Ia menyadari bahwa polemik yang berkembang telah menimbulkan perhatian luas dari masyarakat.
Dalam klarifikasinya, Mohan secara tegas membantah disebut sebagai pelaku pemerkosaan. Ia menolak keras narasi yang menyebut dirinya melakukan tindakan tersebut. Meski demikian, ia mengakui bahwa dirinya pernah khilaf dalam hubungan dengan perempuan lain. Pengakuan tersebut disampaikannya meski ia membantah melakukan pelecehan seksual terhadap @aarummanis.
“Semua kesalahan yang terjadi di masa lalu adalah murni kekhilafan saya dengan wanita lain. Namun, kejadian tersebut sudah memberikan impact kepada istri dan anak saya,” tulis Mohan.
Selain menyampaikan pengakuan, Mohan juga menyatakan kesiapannya menerima konsekuensi atas perbuatannya. Ia menilai peristiwa ini sebagai pelajaran hidup yang berharga. Beberapa konsekuensi pun telah ia rasakan akibat polemik ini, antara lain dikeluarkan dari komunitas Thanksinsomnia, buku karyanya ditarik oleh penerbit Shira Media, dan konten kolaborasinya bersama Jejeouw turut dihapus dari USS Feed.
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”











