"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"

Dahlan Dahi Terima PWI Awards 2026 di HPN, Tokoh Berjasa Bangun Soliditas dan Persatuan PWI

Penyelesaian Konflik PWI dan Penghargaan untuk Dahlan Dahi

Pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2026 di Kota Serang, Provinsi Banten, terdapat sebuah momen penting yang menandai kembali persatuan organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Pada acara tersebut, Dahlan Dahi, anggota Dewan Pers, menerima penghargaan atas jasanya dalam mempersatukan dua kubu PWI yang sebelumnya terpecah. Penghargaan ini diberikan oleh Ketua Umum PWI Akhmad Munir, yang menyebutkan bahwa Dahlan Dahi adalah sosok yang ikhlas, tulus, dan telaten dalam mengurai konflik panjang antara dua kelompok pengurus PWI.

Penghargaan tersebut diserahkan di hadapan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, yang hadir mewakili Presiden Prabowo Subianto, serta Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Gubernur Banten Andra Soni, dan ribuan peserta lainnya. Acara ini menjadi simbol keberhasilan upaya penyatuan PWI setelah beberapa tahun berada dalam situasi dualisme.

Latar Belakang Dualisme PWI

Dualisme kepengurusan PWI terjadi antara periode tahun 2024 hingga 2025. Di satu sisi, terdapat Ketua Umum PWI hasil Kongres Bandung 2023, Hendry Chairuddin Bangun, dan di sisi lain, terdapat Ketua Umum PWI versi Kongres Luar Biasa Jakarta 2024, Zulmahsyah Sakedang. Konflik ini dipicu oleh isu dana bantuan dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang digunakan untuk pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW), yang menimbulkan ketegangan internal antara pengurus harian dan Dewan Kehormatan PWI.

Ketegangan ini memunculkan sanksi dari Dewan Kehormatan PWI, serta gugatan hukum antara kedua belah pihak. Situasi ini memicu terjadinya Kongres Luar Biasa (KLB) pada Agustus 2024, di mana Zulmahsyah Sakedang terpilih sebagai Ketua Umum PWI, namun kubu Hendry Ch Bangun menolak hasil KLB tersebut.

Peran Dahlan Dahi dalam Persatuan PWI

Dahlan Dahi, yang tidak merupakan anggota PWI tetapi merupakan anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI), terlibat langsung dalam proses rekonsiliasi. Sebagai anggota Dewan Pers, ia mencoba mendekati kedua pihak melalui pendekatan emosional dan diskusi intensif. Bahkan, ia melakukan kunjungan ke rumah Hendry Ch Bangun, yang memiliki latar belakang sama dengan dirinya, yaitu Sulawesi Selatan.

Setelah dilantik sebagai anggota Dewan Pers, Dahlan aktif memediasi pertemuan antara Hendry Ch Bangun dan Zulmahsyah Sakedang. Setelah beberapa kali pertemuan, keduanya sepakat untuk menyelenggarakan Kongres Persatuan PWI pada akhir Agustus 2025 di Bekasi. Kongres ini berhasil menyatukan seluruh pengurus PWI, sehingga tercapai kesepakatan untuk memilih pengurus baru.

Hasil Kongres Persatuan PWI

Pada Kongres Persatuan PWI yang diadakan 30 Agustus 2025, Akhmad Munir terpilih sebagai Ketua Umum PWI untuk periode 2025-2030. Ini menandai berakhirnya era dualisme dalam kepengurusan PWI. Munir menyampaikan apresiasinya kepada Dahlan Dahi atas perannya dalam mempersatukan organisasi ini. Ia menilai bahwa kehadiran Dahlan Dahi sebagai figur yang tulus dan telaten telah membawa perubahan signifikan dalam situasi yang sebelumnya sulit diselesaikan.

Perjalanan Karier Dahlan Dahi

Dahlan Dahi lahir pada tahun 1971 di Wanci, Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Naluri jurnalisnya mulai berkembang saat ia aktif di media kampus saat menjadi mahasiswa di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Hasanuddin, Makassar. Karier profesionalnya dimulai pada Surat Kabar Harian Surya pada Januari 1994. Selama bertahun-tahun, ia terlibat dalam berbagai proyek jurnalisme, termasuk liputan konflik Teluk dan penggulingan Presiden Irak Saddam Hussein pada tahun 2003.

Pada tahun 2004, ia bersama Uki M Kurdi mendirikan Surat Kabar Harian Tribun Timur, yang kemudian berkembang menjadi Tribun Network. Pada 2020, ia menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) Tribun Network, yang kini memiliki 70 website dan 21 surat kabar harian di seluruh Indonesia.

Pencapaian Terbaru

Didukung oleh Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Dahlan Dahi terpilih sebagai anggota Dewan Pers periode 2025-2028. Dalam kapasitasnya sebagai anggota Dewan Pers, ia aktif dalam berbagai inisiatif yang bertujuan meningkatkan kualitas jurnalisme di Indonesia. Keberhasilannya dalam menyatukan PWI menjadikannya sebagai salah satu tokoh penting dalam dunia pers nasional.


Bayu Purnomo

Penulis yang terbiasa meliput isu-isu pemerintahan, ekonomi, hingga gaya hidup ringan. Ia gemar bersepeda sore dan merawat tanaman hias di rumah. Rutinitas sederhana itu membantunya menjaga fokus dan kreativitas. Motto: "Berpikir jernih menghasilkan tulisan yang kuat."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *