"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"

Profesor yang Soroti Materai Hijau di Ijazah Jokowi, Pernah Bikin Heboh Alumni UGM

Penelitian Sosiolog tentang Materai Ijazah Jokowi

Prof. Ciek Julyati Hisyam, seorang sosiolog dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), menyoroti perbedaan materai hijau sebesar Rp100 pada ijazah Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), dibandingkan dengan materai merah sebesar Rp500 yang digunakan oleh alumni Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) lainnya di tahun yang sama.

Ciek Julyati Hisyam adalah seorang Guru Besar UNJ di bidang Sosiologi Perilaku Menyimpang. Ia memiliki latar belakang pendidikan yang cukup luas, mulai dari S1 di Fakultas Ilmu Pengetahuan Sosial IKIP Jakarta hingga gelar S3 dari Universitas Indonesia. Ia telah mengajar di UNJ sejak 1987 dan dikukuhkan sebagai guru besar dalam bidang Ilmu Sosiologi Perilaku Menyimpang pada Juni 2025.

Dalam sebuah tayangan di YouTube Official iNews, Selasa (3/2/2026), Ciek menjelaskan bahwa ada perbedaan materai antara ijazah Jokowi dan ijazah Bambang Rudy Harto, seorang alumni Fakultas Kehutanan UGM. Ijazah Bambang menggunakan materai berwarna merah senilai Rp500, sedangkan ijazah Jokowi menggunakan materai hijau senilai Rp100. Meskipun keduanya lulus di tahun yang sama, mereka memiliki bulan kelulusan yang berbeda.

Menurut Ciek, Undang-Undang Tahun 1985 menyatakan bahwa ijazah tidak perlu menggunakan materai. Namun, sebelum undang-undang tersebut dikeluarkan, terdapat dua jenis materai, yaitu Rp100 dan Rp500. Ia menjelaskan bahwa materai Rp500 merupakan yang tertinggi.

Tanggapan Ketua Angkatan Jokowi

Mustoha Iskandar, Ketua Angkatan Jokowi, menegaskan bahwa materai hijau adalah benar untuk wisudawan November 1985, sedangkan materai merah hanya untuk periode Februari. Mustoha menjelaskan bahwa Fakultas Kehutanan UGM melakukan wisuda empat kali setiap tahun, yaitu Februari, Mei, Agustus, dan November.

Ia menekankan bahwa angkatan 1980 tidak ada yang wisuda pada Februari. Oleh karena itu, ijazah bermaterai merah hanya diperuntukkan bagi mahasiswa yang wisuda pada bulan Februari. Mustoha memastikan bahwa ijazah Jokowi, yang wisuda pada 5 November 1985, menggunakan materai hijau.

“Jadi yang bareng wisuda Pak Jokowi itu hijau materainya, semuanya hijau,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa jika seseorang menyatakan bahwa ijazah Jokowi bermaterai merah, maka itu berarti bukan angkatan 1980 dan tidak bersamaan dengan Jokowi.

Mustoha Iskandar siap memberikan kesaksian di pengadilan jika diperlukan. Ia juga sudah berbicara dengan Jokowi agar tidak melakukan mediasi dengan tersangka Roy Suryo cs. “Yang penting itu nanti di fakta persidangan kita beradu kekuatan alat bukti,” katanya.

Profil Lengkap Prof. Ciek Julyati Hisyam

Ciek Julyati Hisyam adalah dosen sekaligus guru besar di Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Ia berfokus pada konsentrasi studi kriminologi, sosiologi perilaku menyimpang, dan sosiologi hukum. Dikutip dari buku berjudul Sistem Sosial Budaya Indonesia, Ciek lahir di Jakarta pada 12 April 1962.

Ia menempuh pendidikan S1 di Fakultas Ilmu Pengetahuan Sosial IKIP Jakarta dan lulus pada Juli 1986. Pada 2000, ia menyelesaikan pendidikan S-2 pada program studi Keuangan Pascasarjana IPWI. Selain itu, Ciek juga telah menyelesaikan pendidikan S-2 pada prodi Kriminologi Program Pascasarjana UI dengan predikat cum laude pada 2005. Pada 2011, ia berhasil menyelesaikan pendidikan S-3 pada program studi Sosiologi Program Pascasarjana UI.

Sebagai dosen tetap di UNJ sejak 1987, Ciek juga telah membuat beberapa laporan penelitian, seperti Pengembangan Model Pendidikan Karakter Dalam Upaya Peningkatan Kualitas Pendidikan Masyarakat Kepulauan dan Pengembangan Model Pembelajaran Kriminologi Untuk Mengatasi Kenakalan Remaja di Depok Jawa Barat.

Denis Arjuna

Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *