Perkembangan Gugatan Ressa terhadap Denada
Kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, menjelaskan bahwa gugatan kliennya sudah memasuki tahap prosedural di pengadilan. Karena itu, proses hukum tidak bisa dihentikan atau diubah secara sepihak oleh salah satu pihak. Denada sendiri telah mengakui Ressa sebagai anak kandungnya, dan berharap gugatan dicabut. Namun, Ressa menegaskan bahwa gugatan perdata senilai Rp7 miliar tidak serta-merta berakhir meski Denada telah menyampaikan permintaan maaf dan pengakuan secara terbuka.
Ronald Armada menjelaskan bahwa gugatan tersebut diajukan berdasarkan unsur kerugian sebagaimana diatur dalam hukum perdata. Ia menegaskan bahwa selama gugatan telah terdaftar secara resmi, perkara wajib mengikuti mekanisme hukum yang berlaku. Saat ini, proses tersebut masih berjalan dan menunggu agenda persidangan hingga adanya putusan dari pengadilan.
Syarat Damai dari Ressa
Ronald menyampaikan bahwa pihak Ressa masih membuka pintu damai dengan Denada. Hanya saja, ia memberikan persyaratan dan bukan sekadar pernyataan publik atau media sosial. Pihak Ressa menginginkan pertemuan langsung dengan Denada sebagai syarat perdamaian. “Kalau memang Denada mau menghentikan perkara ini, ya sudah, datang ke sini ngobrol dengan enak, ya toh? Melakukan pengakuan, minta maaf, selesai. Ini kan enggak,” terang kuasa hukum.
Ressa Ingin Bertemu Langsung dengan Denada
Meskipun Denada telah meminta maaf, Ressa mengaku belum ada komunikasi secara personal antara ibu dan anak tersebut. Ia mempunyai keinginan sederhana untuk menemui Denada yang kini sudah mengakui status pemuda tersebut. “Ya intinya ingin bertemu saja, intinya itu,” ujar Ressa. Di sisi lain, Ressa juga menanggapi perubahan bio Instagram Denada. Saat ini, putri Emilia Contessa itu menambahkan inisial anak-anaknya di sana.
“Belum, belum lihat Ressa,” jawab Ressa saat ditanya soal perubahan bio Instagram Denada. Kendati mensyukuri perubahan itu, Ressa menganggap itu belum cukup menyentuh hatinya. “Alhamdulillah ya. Tapi Ressa juga pengin ditemuin. Senang pasti senang, tapi juga menjalin hubunganlah yang baik,” ungkap Ressa. “Ya intinya belum aja kena ke hati,” tambahnya. Selain itu, ia menegaskan keinginannya untuk menemui Denada. “Ada dong (niat bertemu Denada). Lihat ke depannya,” ucap Ressa.
Respon Denada Diminta Temui Ressa
Diberitakan sebelumnya, pihak Denada Tambunan menanggapi soal permintaan Ressa Rizky yang meminta sang penyanyi meminta maaf langsung. Pihak Denada merasa heran dengan sikap Ressa yang lebih banyak bicara di media massa ketimbang bertindak nyata. Iqbal mengungkapkan bahwa sebenarnya Ressa dan Denada sudah saling simpan nomor telepon. Menurutnya, tidak ada alasan bagi Ressa untuk merasa kesulitan berkomunikasi jika memang ada niat baik.
“Sudah lama (bertukar nomor handphone), kan bisa hubungi langsung,” ujar Muhammad Iqbal. Iqbal menyarankan agar Ressa berhenti melontarkan pernyataan di media sosial atau memperpanjang masalah di persidangan. Ia menantang Ressa untuk segera menemui Denada secara langsung tanpa perlu perantara siapapun. “Saya berharapnya juga gitu. Mas Ressa itu ya sebagai anak langsung ke ibunya lah, itu bukan orang lain kok,” ucap Iqbal.
Pihak Denada ingin Ressa datang untuk memperbaiki keadaan dan meminta maaf atas kegaduhan yang sudah terjadi, bukan malah membuat suasana semakin keruh. “Langsung saja ke sana, minta maaf. Bilang ‘Bu kemarin saya salah mungkin khilaf, ayo diperbaiki semuanya’. Bukan justru diumbar-umbar, datang saja langsung,” tegasnya.
Hingga saat ini, gugatan yang dilayangkan pihak Ressa di Pengadilan Negeri Banyuwangi masih terus berjalan. Pihak Denada menyayangkan hal tersebut karena merasa tuntutan awal soal pengakuan anak sudah dipenuhi. “Harusnya kan gugatan selesai, tapi kan tidak. Kami juga belum ada perdamaian sampai sekarang,” tutup Muhammad Iqbal.

Denada Berharap Ressa Cabut Gugatan
Sementara, pihak penyanyi Denada Tambunan berharap gugatan Rp7 miliar yang dilayangkan Ressa Rizky Rossano dicabut usai Denada mengakui Ressa adalah anaknya. “Ini masalah hubungan ibu dan anak, lebih baik gugatan dicabut dan selesai,” kata kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal dalam wawancara virtual. Sebagai anak, lanjutnya, sudah selayaknya Ressa memuliakan ibunya, apalagi setelah ada pengakuan anak.
“Mumpung masih ada ibumu, muliakan ibumu, Insyaallah hidupmu nanti dimuliakan sama Allah,” ucap Iqbal. Sejauh ini belum ada perdamaian resmi antara Denada dan Ressa. “Belum ada damai, katanya kemarin pihak penggugat (Ressa Rossano) menutup pintu damai,” kata Iqbal. Terkait komunikasi, Iqbal menyebut Denada sudah membuka diri hingga berharap Ressa Rizky Rossano bisa datang langsung menemui Denada. “Langsung saja ketemu dan minta maaf,” ucap Iqbal.
Sebelumnya, Ressa Rizky menggugat Denada ke Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi sejak 26 November 2025 sebesar Rp7 miliar atas dugaan penelantaran anak. Ressa Rizky Rossano bahkan belum mencabut gugatan perdata Rp 7 miliar di Pengadilan Negeri Banyuwangi, Jawa Timur usai Denada mengakui ibu kandungnya.











